25.9.18

Review buku# psikologi klinis# 5


PENGERTIAN PSIKOLOGI KLINIS

                                                


Ningnurani /1146
Fak      : Psikologi
Universitas Proklamasi’45 Yogyakarta


Identitas Buku

Judul               : Pengantar Psikologi Klinis ( Edisi Ketiga )
No ISBN         : 979-3304-17-0
Penulis             : Prof. Dr. Sutardjo A. Wiramihardja, Psi
Penerbit           : PT Refika Aditama
Tanggal terbit  : April 2012
Kategori          : Buku Ilmiah
Text Bahasa    : Indonesia

Ulasan Bab

Dalam bab 1 terdapat pengertian-pengertian dasar . yaitu : Psikologi klinis merupakan salah satu jenis psikologi terapan yang sampai sekarang masih sering dipertanyakan arti, kedudukan, dan perannya disbandingkan dengan psikiatri. Dalam psikologi klinis, bahkan istilah psikologi saja masih banyak orang yang tidak mengetahuinya.
Pada tahun 1920-an muncul Watson yang menghendaki adanya materi psikologi berdasarkan kaidah-kaidah ilmu pengetahuan obyektif, dapat diukur dan diamati, ialah perilaku teramati semata-mata yang bagi penentangnya dianggap menghilangkan “ruh” psikologi. Oleh karena itu hanya sebagian dari psikologi klinis yang menerima syarat ilmiah, yang tidak bergabung ini, kemudian “bergabung” dalam pendekatan humanistic dan kemudian muncul signifikan dalam gerakan “ pasca modern”.
A.    Psikologi Klinis dalam Psikologi
Dilihat dari sejarahnya, psikologi klinis kemungkinan besar merupakan wacana psikologi yang paling tua dan sekaligus merupakan akar wacana psikologi dikemudian haripada umumnya. Akan tetapi jika dilihat dari kedudukan dan fungsinya dalam hubungannya dengan psikologi sebgai cabang ilmu yang mandiri. Psikologi klinis bukanlah pilar utama ilmu psikologi. Dengan demikian tidak ada dasar kaidah psikologi klinis yang mendukung dan menjadi tumpuan kaidah utama psikologi pada umumnya. Psikologi klinis merupakan ilmu yang menerapkan atau mengaplikasikan psikologi abnormal sebgai ilmu dasarnya. Dan psikologi abnormal adalah kelanjutan dari psikologi kepribadian. Dalam patologi social yang merupakan kajian psikologi klinis ada yang disebut sebgai psikologi klinis anak dan usia lanjut, psikologis klinis sosial atau patologi sosial. Psikologi klinis merupakan studi tentang perilaku seorang individu secara dan yang khas ( Particular Individual ) Lighner Witner seorang psikolog yang dapat dianggap sebagai bapak psikologi klinis. Dan pada tahun 1896 dianggap sebagai tahun penemuan psikologi klinis sebagai Profesi.
Asesmen klinis yang sebelumnya disebut dengan diagnostika disebut dengan istilah Psikodiagnostika ( memahami gejala-gejala yang dialami anak-anak ). Sejak tahun 1970-an, kebanyakan psikologi klinis melakukan kegiatan psikoterapi, sementara kegiatan asesmen/ diagnosis hanya 10 %.  Pada tahun 1912, Witmer dalam jurnal psikologi klinis menyatakan bahwa psikologi klinis adalah metode yang digunakan untuk mengubah atau mengembangkan jiwa seseorang berdasarkan hasil observasi dan eksperimen dengan menggunakan tehnik penaganan pedagogis.
Namun Woodworth (1937) berkeberatan dengan definisi yang disampaikan oleh Witmer. Woodworth beranggapan bahwa psikologi klinis dimasa depan harus berusaha untuk memberikan bantuan kepada individu dalam menyelesaikan masalah seleksi untuk keperluan pendidikna dan pekerjaan, penyesuaian keluarga dan social, kondisi-kondisi kerja, dan aspek kehidupan lainnya.
Pada tahun 1992,  menurut APA Clinical Section menyepakati rumusan psikologi klinis sebagai “bidang psikologi klinis mengintegrasikan ilmu, teori, dan praktis untuk memahami dan mengurangi ketidak sesuaian, ketidakmampuan, dan rasa tak nyaman serta meningkatkan adaptasi, penyesuaian manusia, dan perkembangan pribadi. Psikologi klinis memusatkan kegiatan pada aspek intelektual, emosional, biologis, social dan perilaku pemfungsian manusia sepanjang hidupnya, dalam berbagai budaya, dan pada seluruh taraf sosioekonomik”.
Beberapa ciri atau sifat yang terdapat pada psikologi klinis, yaitu :
Ø  Memiliki orientasi ilmiah-profesional
Ø  Menampilkan kompetensi psikolog
Ø  Menampilkan kompetensi klinikus
Ø  Ilmiah
Ø  Professional
Menurut Corrsini ( 2002 ) mengemukakan definisi psikologi  klinis sebagai canbang psikologi yang bersifat spesialis dalam studi, diagnosis, prevensi, dan penanganan ganguan-gangguan mental dan tekanan-tekanan mental yang negative.
Kelebihan
Buku ini merupakan terbitan terbaru dan lebih banyak mengulas apa saja yang ada di  psikologi klinis itu serta bagian-bagian yang ada di dalamnya. Banyak contih-contoh kasus yang disajikan dalam buku ini. Buku ini bias menjadi referensi bagi mahasiswa psikologi untuk menambah pengetahuan tentang ilmu psikologi klinis.

Kekurangan
            Buku ini susah difahami, butuh berulang –ulang untuk memahami isi dari buku ini. Dan Bahasa yang digunakan juga sulit di mengerti.

Sumber review :
            Prof. Dr. Sutardjo A, Wiramihardja, Psi, Pengantar Psikologi Klinis, edisi revisi 2012, Bandung, Refika Aditama, Hal : 1-9






0 comments:

Post a Comment