15.4.18

Perkembangan Seks


Nama : Rio Wahyu Nugroho
NIM : 17.310.410.1166
Fakultas : Psikologi
PERKEMBANGAN SEKS
Kehidupan setiap individu tentunya pernah belajar apa arti peran seks, peran seks umumnya diartikan pola perilaku individu kedua jenis kelamin di setujui dan diterima kelompok sosial tempat individu itu mengidentifikasikan diri. Seperti halnya jenis kelamin pria otomatis individu tersebut harus melakukan perilaku seperti layaknya pria pada umumnya selain itu pada peran seks tersebut terdapat aspek-aspek stereotip. Stereotip adalah perilaku yang disetujui yang berfungsi sebagai pedoman .
Arti stereotp peran seks berasal dari berbagai sumber , yang paling penting diantaranya ialah pengamatan perilaku , pakaian yag dipakai individu kedua jenis kelamin, jawaban atas pertanyaan, peralatan bermain, perlakuan orang lain, kesempatan untuk belajar, disiplin, pendidikan seks, dan media masa.
Stereotip peran seks salah satu pedomannya adalah kognitif, akfektif, dan konatif. Stereotip didasarkan pada keyaknan pada fundamental bahwa pria lebih superior dari wanita karena superioritas fisik dan fisiologisnya. Adapula dua pola stereotip peran seks yang diterima secara luas bedasarkan prinsip fundamental superioritas pria dan egalitarian (sederajat).
Peran seks sendiri tentunya sangat penting juga untuk anak-anak, pasalnya anak-anak harus belajar mengisi peran seks, penentuan peran seks sejak dini. Proses belajar ini mengikuti pola yang didapat diramalkan. Tentunya orang tua, guru, dan teman sebaya memegang peran yang dominan. Dapat dicontohkan juga untuk kita sendiri bila kelak mempunyai anak, kita sebisa mungkin harus mengajarkan tentang pentingnya peran seks pada anak dan kelak itu juga pembangun peran seks pada anak kelak agar lebih mengetahuinya.
Sumber: Hurlock., Elizabeth B., B (1993). Perkembangan Anak, Penerbit Erlangga, Jakarta Hal 156-183

0 comments:

Post a Comment