11.4.18

 FAKTA PENTING TENTANG BAHAGIAAN
Nama  : RR Erlin Setyati
NIM     : 17.310.410.1173

Kepuasan hidup yang biasanya disebut kebahagiaan, timbul dari pemenuhan kebutuhan atau harapan dan merupakan penyebab atau srana untuk menikmati. Menurut Alston dan Dudley, kepuasan hidup merupakan kemampuan seseorang untuk menikmati pengalaman – pengalamannya yang disertai tingkat kegembiraan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kebahagiaan adalah keadaan sejahtera dan kepuasan hati, yaitu kepuasan yang menyenangkan yang timbul bila kebutuhan dan harapan tertentu individu terpenuhi. Psikolog banyak berpendapat bahwa kebahagiaan sinonim dari kepuasan hidup.

Kebahagiaan dan ketidak bahagiaan bersifat subyektif, sehingga informasi tentang hal – hal tersebut diperoleh dari introspeksi atau retrospeksi  atau jawaban dari kuesioner. Dengan kata lain, hanya individu yang bersangkutan  yang dapat mengatakan apakah mereka bahagia atau tidak. Ada beberapa esensi kebahagiaan, beberapa diantaranya adalah sikap menerima (acceptance), kasih saying (affection) dan prestasi (achievement), sering disebut “tiga A kebahagiaan”. Shaver dan Freedman mengatakan bahwa “kebahagiaan lebih merupakan bagaimana anda memandang keadaan anda dan bukan apa keadaan itu…Kebahagiaan berasal dari merawat kebun sendiri, bukan dari menginginkan kebun tetangga”.
Ketidak bahagiaan dapat menimbulkan kehancuran, maka individu diharapkan memahami apa penyebab ketidak bahagiaannya dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi dampak buruknya. Yang terpenting adalah sikap positif dalam memahami bahwa hidup memang tidak mudah dan penuh warna.

Kepustakaan

Elizabeth B. Hurlock, (2017),Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Jakarta, Penerbit Erlangga.

0 comments:

Post a Comment