16.4.18

Artikel Psikologi abnormal


Model Pembelajaran Anti-Bullying

Nama     : Septiana Abidin
Nim        : 16.310.410.1147
Fakultas : Psikologi
Sumber : Kedaulatan Rakyat, 19 Maret 2018
            Bullying atau perundangan di kalanga pelajar yang merupakan fenomena gungung es.Disebut demikian karena kasus bullying sulit di identifikasi. Pada satu sisi,pelaku sebisa mungkin akan berusaha menyembunyikan aksi bullying yang ia lakuakan. Sementara korban cenderung tertutup dan menganggap bullying yang menimpanya merupakan aib yang tidak perlu diketahui siapapun.Bullying adalah penggunaan kekerasan,ancaman , atau paksaan untuk mengitimidasi orang lain. Hal ini dapat mencakup pelecehan secara lisan atau ancaman,kekerasan fisik atau paksaan terhadap koreban tertentu. Bentuk bullying terdiri atas empat jenis,yaitu secara emosional,fisik,verbal,dan cyber.
Bullying secara fisik dapat menimbulkan luka fisik,cedera atau penderitaan fisik lainnya. Sedangkan bullying secara psikologi dapat menimbulkan trauma,ketakutan,depresi,kecemasan,kegalauan , dan stres. Dampak paling ringan dari bullying , biasanya korban mengalami de motivasi belajar yang pada tahap tertentu mendorong untuk keluar sekolah (drop out). Sedangkan dampak paling berat korban bullying , bisa jadi korban akan memutuskan untuk bunuh diri akibat beban psikologis tidak tertanggungkan lagi.

Daftar Pustaka :Prawira ,Purwa Atmaja. 2014.Psikologi Umum Dengan Prespektif Baru. Yogyakarta :AR-Ruzz Media.


0 comments:

Post a Comment