27.4.18

APA BENAR OBSESIF KOMPUSIF PENYAKIT JANGKA PANJANG


APA BENAR OBSESIF KOMPUSIF PENYAKIT JANGKA PANJANG
Asep singgih wijanarkoo
16.310.410.1158
pesikologi
    Gangguan obsesif kompulsif atau yang lebih dikenal dengan singkatan OCD adalah kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang bersifat kompulsif. Gangguan ini merupakan penyakit jangka panjang seperti halnya tekanan darah tinggi maupun diabetes. angguan Obsesif-Kompulsif (OCD), secara formal dianggap sebagai gangguan kecemasan, OCD menyebabkan penderitanya stres dan cemas, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun hubungan mereka. Tanda sebenarnya dari OCD adalah tingkat di mana kehidupan penderita terganggu dan terhambat oleh pikiran dan obyektivitas yang berulang (obsesi) dan/atau perilaku (kompulsi/dorongan), yang menyebabkan dan menenangkan perasaan cemas mereka. Gangguan Obsesif-Kompulsif adalah kondisi yang parah dan melumpuhkan, terdiri dari pikiran obsesif, perilaku ritual kompulsif, atau keduanya.
  Gejala OCD
OBSESI
Obsesi dalam Gangguan Obsesif-Kompulsif terdiri dari empat komponen penting, yang harus ada agar pasien dianggap memiliki OCD.
a.       Pikiran terus berulang dan terus-menerus, dengan impuls dan citra yang dialami mengganggu dan menyebabkan kegelisahan besar.
b.      Pikiran ini bukan hanya kekhawatiran berlebihan tentang masalah kehidupan nyata.
c.       Penderita mencoba untuk menekan, mengabaikan atau menetralkan pikiran yang tidak diinginkan dengan memaksakan pemikiran atau tindakan lain.

KOMPULSI

Kompulsi adalah tindakan berulang (mengunci pintu atau mencuci tangan) atau tindakan mental (berhitung atau berdoa) yang dirasakan oleh penderitanya sebagai respons terhadap obsesi mereka. Bagi penderitanya, dorongan tersebut bertindak untuk menenangkan kecemasan yang diakibatkan oleh obsesi, dan memberi mereka rasa lega. Mereka sering percaya bahwa dalam menjalankan dorongan ini mereka dapat mencegah kejadian yang ditakuti. Namun, tindakan ini berlebihan dan tidak terhubung secara realistis dengan apa yang ingin dilakukan.

Langkah Pengobatan dan Komplikasi OCD

Tingkat pengobatan OCD bergantung kepada sejauh apa dampak OCD yang Anda alami dalam kehidupan Anda. Ada beberapa langkah dalam penanganan OCD, yaitu:
  • Terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini dapat membantu Anda untuk mengurangi kecemasan dengan mengubah cara pikir dan perilaku Anda.
  • Penggunaan obat-obatan untuk mengendalikan gejala yang Anda alami.
Mencari bantuan medis adalah hal terpenting bagi penderita OCD karena mereka memiliki kemungkinan untuk sembuh atau setidaknya untuk menikmati hidup dengan mengurangi gejalanya.
Jika tidak ditangani, perasaan tertekan dapat bertambah parah dan membuat penderita makin sulit untuk menghadapi OCD sehingga mengalami depresi. Tingkat depresi yang parah bahkan dapat memicu dorongan untuk bunuh diri.

Sumber: : Apa itu Gangguan Obsesif-Kompulsif?. https://barendspsychology.com/id/gangguan-obsesif-kompulsif/ diakses pada pada 27 april 2018 pukul 02:31

 Marianti. Pengertian OCD (Obsessive Compulsive Disorder) . https://www.alodokter.com/gangguan-obsesif-kompulsif . Diakses pada 27 april 2018 pukul 02:06




0 comments:

Post a Comment