15.1.18

PEMBUANG MAKANAN

PEMBUANG MAKANAN

Nama: Nurul Widiastoni
 NIM: 163104101152
FAKULTAS PSIKOLOGI UP 45 YOGYAKARTA
dibaca normal 1 menit



            Indonesia mempunyai prestasi yang cenderung wah, bukan prestasi di bidang olahraga maupun sains, tetapi prestasi dalam bidang membuang makanan. Menurut hasil riset econimist intelligence unit menjelaskan bahwa indonesia adalah negeri pembuang makanan terbanyak kedua setelah arab saudi. Dalam setahun di perkirakan satu orang membuang 300 kilogram makanan.

            Hal di atas terjadi mungkin di karenakan seturut anggapan  orang kelebihan lebih baik dari pada kekurangan. Seperti di dalam pesta pernikahan atau acara tertentu yang mana para tamu undangan mengambil makanan secara berlebihan, artinya asal enak ambil saja dan pada akhirnya tidak di makan. Nah ini sangat sia-sia atau mubazir.

            Di eropa sidah menjadi kesadaran soaial untuk mengolah makanan sisa. Para sukarelawan mengumpulkan bahan makanan yang di tolak pasar atau pedagangnya berniat membuangnya karena cacat dari segi tampilan fisik.

            Makan dan makanan adalah tidak sederhana lagi dalam urusan biologis. . tindaka manusia yang manusiawi (mengusahakan pemenuhan kebutuhan makanan) justru di akhiri dengan tindakan paling tidak manusiawi terhadap makanan.

           Dalam suatu acara wakil presiden RI Yusuf Kalla berkelakar dalam sambutanya,”bisa saja pemerintah membikin keppres berapa besar piring yang sebenarnya bisa di pakai untuk makan sehinga orang tidak (me)mubazir(kan makanan). Solopos, 31 Oktober 2017


Komentar artikel :
Artikel di sertai diksi yang bagus, selain itu penulis banyak memberikan data dan fakta seputar membuang makanan. Saya sangat setuju daripada makanan di buang bagitu saja lebih baik di berikan pada orang yang kelaparan atau di manfaatkan menjadi makanan baru. Kalau orang-orang desa biasanya makanan sisa di jemur untuk di buat cemilan atau di berikan ternak ayam atau kambing.

Sumber : Solopos Kamis Wage  30 November 2017

0 comments:

Post a Comment