24.1.18

RESENSI ARTIKEL: KEPSEK TITIK YANG MENGINSPIRASI (Berbasis Budaya Kembangkan Karakter Siswa)

KEPSEK TITIK YANG MENGINSPIRASI
Berbasis Budaya Kembangkan Karakter Siswa

WAHYU RELISA NINGRUM
15.310.410.1087
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA


Sekolah Berbasis Budaya ialah sekolah yang memiliki program basis budaya yang dikembangkan secara tidak sadar membentuk karakter siswa yang secara otomatis meningkatkan prestasi siswa walaupun pelan-pelan. Ada delapan standar nasional dan penguatan ruh budaya Jogja. Standar tersebut ialah standar proses, standar kelulusan, standar isi, standar penilaian, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar sarana dan prasarana, standar pendidik dan tenaga pendidikan. Ditambah dengan penguatan roh budaya Jogja, dengan artefak dan adat istiadat.
Dr. Titik S.W., M.Pd, Kepala Sekolah SMPN 3 Banguntapan, adalah sosok dibalik pengembangan Sekolah Berbasis Budaya yang mula-nula berangkat dari pemikiran untuk membuat sekolah berprestasi dengan caranya sendiri tanpa memandang dari sisi akademis terus. Karena sangat tidak efektif dan sangat rentan membuat siswa stress. Hal tersebut lebih menjaga supaya siswa-siswa enjoy di sekolah.

Sisi positifnya, Dr Titik sangat menginspirasi karena walaupun berasal dari sekolah yang letaknya jauh dari perkotaan, prestasi akademik biasa-biasa saja, tetapi masih memiliki kepedulian terhadap sesama dan siswa-siswanya untuk terus mengembangkan dan meningkatkan prestasi non akademis sekolah yang beliau pimpin.
Sisi negatifnya yaitu tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai tuntutan era globalisasi, tuntutan guru yang dapat menumbuhkan keterampilan abad 21, yaitu creativity, critical thinking, colaborative, and communicative, yang kesemuanya didapat dari ilmu dan pengalaman.

Sumber:
Kedaulatan Rakyat, 17 September 2017. Hal 10.

0 comments:

Post a Comment