26.12.17

Tanamkan Jiwa Patriotisme Lewat Pentas Seni

Fahrunisa Yeni Astari
16.310.410.1156




⟶Tanamkan Jiwa Patriotisme Lewat Pentas Seni⟵


              Lewat panggung kreatifitas , jiwa seni mengalir dalam kebhinnekaan.Beradu kreatifitas, itulah cara peserta didik di panti asuhan yatim dan dhu'afa Muhammadiyah Kaligesing Kbupaten Purworejo, dalam memperingati HUT ke 72. 
              Ketua Panitia H.Mukidal mengatakan kegiatan itu diharapkan dapat mematri patriotisme dan daya kreasi anak panti. "Momentum peringatan HUT RI  ini kami isi dengan agenda yang digelas sebagai langkah menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme sejak dini". ujarnya(30/8/2017).
              Rangkaian agenda tidak meninggalkan ciri panti, diawali dengan pembacaan ayat suci al quran dan bersama - sama menyanyikan lagu bangsa indonesia raya. Selain perfomance art yang ditampilakn anak - anak asuh panti  diantrnya paduan suara, seni bela diri tapak suci, Da'iah cilik,  nasyid, Tari Srikandi, Drama kolosal dan tari dolalak. Perfomance art diakhiri vocal kebangsaan Satu Nusa Satu Bangsa  yang tidak hanya menampilkan anak panti namun juga melibatkan a masyarakat sekitaar. 
              Menurut ketua  Pimpinan Daerah Muhammadiyah kabupaten Purworejo, Drs H Pujiono, peran kebangsaan Muhammadiyah dia mulai dari sosok jendral Soedirman yang juga dari tokoh persyarikatan tersebut. Bagi Muhammadiyah posisi NKRI harga mati sejak negara ini lahir  hingga hari ini  tidak pernah berubah, dengan istilah Darul'Ahdi Wahsyahadah(negara yang berdasarkan atas kesepakatan dan kesaksian). 
              Tokoh- tokoh persyarikatan juga berperan sebagai penyusunan dasar negara, dan juga segala bidang kehidupan seperti pendidikan, sosial, pemberdayaan, dan lainnya."Pelayanan  sosial diantaranya dengan adanya panti asuhan ini . Tidak perlu khawatir memasukkan anak bapak/ibu dilembaga ini. . anak - anak bapak/ibu akan citan tanah air, shaleh - shalehah, cerdas otaknya, hatinya, spiritualnya, emosionalnya, yang kedepan akan menjadi aset penting bagi bangsa ini. " paparnya



dari tribun jogja tanggal 22 oktober 2017

0 comments:

Post a Comment