19.12.17

SELAGI MASIH BERNAFAS, YA BELAJAR !



SELAGI MASIH BERNAFAS, YA BELAJAR !


NURUL WIDIASTONI
163104101152
PSIKOLOGI BERBAGI
PSIKOLOGI KEPRIBADIAN II
DIBACA NORMAL 2 MENIT

Acara Psikologi berbagi dengan mengusung tema “HIDUP ADALAH BELAJAR”, terlaksana dengan baik dan lancar di SMK Perindustrian Yogyakarta. Kami dari kelompok 1 dalam pendampingan ini memberikan motivasi bahwa kita hidup ini harus ada tujuanya. Di dalam mencapai tujuan itu tentunya mempunyai motivasi atau dorongan. Dari dorongan ini internal maupun eksternal yang akan membawa kita untuk mengisi waktu yang kita miliki selama 24 jam. Andaikan kita di beri waktu 1 jam, 1 hari, 1 minggu atau 1 bulan. Akan kita gunakan untuk apa waktu itu ?
                Banyak siswa yang menjawab dengan sangat antusias dan merespon dengan baik, serta mengikuti tahapan-tahapan acara yang kami susun sehingga acara berjalan dengan lancar. Acara Psikologi Berbagi berlangsung kurang lebih 45 menit. Pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya pribadi, bisa mengikuti acara psikologi berbagi ini. Sehingga saya bisa belajar menjadi seorang fasilitator.
                Dari kegiatan ini saya banyak belajar dari teman-teman sekelompok saya seperti Pak Irwanto, Bu Ani dan Pak Aziz. Yang mana mereka secara usia sangat beda jauh dengan saya. Tetapi mereka sangat semangat sekali dalam menggapai trisula untuk belajar psikologi. Mereka yang mempunyai banyak ilmu serta pengalaman dalam berinteraksi di depan umum. Mereka  sangat baik sekali dalam mengatur kinerja team. 

                Dalam acara psikologi berbagi ini, saya kebagian peran untuk dokumentasi. Meskipun selama ini saya kerap melihat seorang pengabadi gambar (fotografer) dalam acara outboud atau event organizer di tempat kerja saya. Kelihatanya memang sepele. Ternyata mengemban tugas ini tidak lah mudah, membutuhkan kreatifitas dan jam terbang yang tinggi (praktek). 
 
                Hidup memang untuk belajar, belajar bagaimana memanfaatkan keadaan sehingga menjadi ilmu baru untuk selanjutnya di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak bisa di pungkiri di dalam proses pengembangan diri memang butuh motivasi yang kuat untuk mengaplikasikan ilmu atau teori. Diri kita secara tidak sadar memang menolak untuk berkembang, menolak untuk maju, menolak cita-cita, dan menolak apa yang itu sesungguhnya baik untuk kita.

                Salah satu siswa ketika di tanya tujuanya hidup ini untuk apa. Dia menjawab untuk berdakwah. Saya merenungi jawaban siswa ini memang benar. Kita selama masih bisa bernafas hidup di dunia ini di tuntut untuk belajar, memang belajar tidak ada batasan usia. Nah dengan ilmu yang kita peroleh dari belajar itu kewajiban selanjutnya adalah mendakwahkanya. Di ajarkan dan di sebarkan kepada orang lain. Dengan tujuan mengajak kepada kebaikan. Seperti apa yang telah kami lakukan yakni “psikologi berbagi”.
Acara Psikologi Berbagi, memang keren.....
               
               
               

0 comments:

Post a Comment