6.11.17

Resensi: MENEBAR CINTA GAMELAN KE PENJURU EROPA

MENEBAR CINTA GAMELAN KE PENJURU EROPA

WAHYU RELISA NINGRUM
15.310.410.1087
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA



            Gamelan ialah seperangkat alat musik tradisional Jawa. Gamelan mempunyai suara yang membelai dan melindungi jiwa. Peter Smith (56), pertama kali jatuh cinta dengan gamelan pada saat membuka paket gamelan yang baru tiba di kampus. Sejak saat itu, Ia menyukai dan menekuni musik gamelan hingga ke Solo Jawa Tengah. Selama 20 tahun, Ia aktif dalam memperkenalkan gamelan di Inggris.  Ia sekarang merupakan pelatih ahli dalam bidang gamelan. Ia bersama teman-temannya mendirikan kelompok karawitan yang dinamai siswa Sukra yang berarti kelompok siswa yang berkumpul dan belajar gamelan setiap malam jumat. Bagi Peter, memainkan gamelan tidak saja bisa membawa kedamaian jiwa, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan  dan kekeluargaan.

      Sisi positifnya, ialah memberikan motivasi kepada generasi muda untuk mencintai musik tradisional Indonesia. Bermain gamelan dapat melatih kekompakan dalam memainkannya, sehingga menghasilkan suara yang merdu dan enak didengar. Daya juang yang tinggi akan menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan harapan.
      Sisi negatifnya, ialah generasi muda harus lebih mencintai musik tradisional Indonesia daripada warga asing. Kepedulian dan rasa memiliki budaya harus lebih ditingkatkan agar tetap lestari.

Sumber:
Kompas, 4 September 2017. Hal. 16.


0 comments:

Post a Comment