21.10.17

RESENSI ARTIKEL: BAGONG COMMUNITY DROPING AIR BERSIH DI UMBULSARI

BAGONG COMMUNITY DROPING AIR BERSIH DI UMBULSARI

WAHYU RELISA NINGRUM
15.310.410.1087
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

Membantu sesama, itulah salah satu kewajiban kita pada saat melihat sesama kita yang kesusahan. Anggota Bagong Community dan keluarganya melakukan kegiatan kemanusiaan dengan memberikan droping air bersih di Umbulsari. Sebanyak 10 tangki air bersih diperuntukkan untuk beberapa RT di kawasan perbukitan itu. Selain bantuan air bersih, komunitas tersebut juga memberikan tali asih untuk beberapa anak yatim di dusun tersebut, tutur Adam. 
Dukuh Umbulsari A, Desa Sambirejo, Prambanan, Sholeh mengakui sampai saat ini warganya masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya. Walaupun beberapa waktu yang lalu hujan telah mengguyur wilayah Sleman, ternyata belum mampu mengatasi kesulitan air bersih warga di beberapa desa. Bahkan demi mendapatkan air bersih, warga harus mengeluarkan uang dari 110-130 ribu rupiah per tangki air bersih.

Sisi positif, bahwa kita sebagai umat manusia harus selalu bersyukur atas segala limpahan rahmat yang diberikan Tuhan. Lingkungan harus selalu kita jaga kebersihan dan melestarikannya agar nantinya dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. Rasa peduli terhadap sesama perlu ada dalam diri kita masing-masing da mewujudkannya dengan aksi nyata.
Sisi negatif, perlu usaha lain yang harus dilakukan, selain membeli air bersih. Misal, mencari sumber air yag sekiranya dekat dengan lokasi atau menyalurkan air bersih dari desa yang dekat dengan lokasi air bersih melalui pipa-pipa atau selang-selang air. 
Sumber: 
Tribun Jogja, 3 Oktober 2017. Hal. 8.

0 comments:

Post a Comment