23.10.17

ASSESMEN



Nama              : Azis Nurhuda
Nim                 : 153104201102
Mata Kuliah   : Psikologi Klinis

ASSESMEN

          Psikologi klinis telah mengembangkan banyak pendekatan dalam menilai kepribadian, terdapat tiga tema penting yaitu assesmen multimetode, assesmen berbasis bukti dan assesmen kompetensi kultural.Tidak ada ukuran kepribadian atau perilaku yang sempurna, untuk itu penting bagi psikolog klinis untuk tidak menggunakan pada sebuah metode penelitian tunggal. Jika kesimpulan didukung oleh banyak tes dan bukan hanya satu tes, maka psikolog klinis dapat menyatakan kesimpulan tersebut dengan penuh keyakinan. Keunggulan assesmen multimetode juga berlaku bahkan untuk hal yang tidak formal. Misalnya ketika anda berkencan dengan seseorang pada sebuah restauran, maka anda akan mendapatkan informasi awal mengenai kepribadian seseorang di kencan pertama. Jika  kencan ini berlanjut, maka pada perjumpaan yang kedua anda akan mendapatkan perspektif lain dari kepribadian teman anda. Perspektif lain ini bisa dikarenakan situasi dan kondisi yang berbeda atau bahkan informasi yang berbeda dari teman dan saudara dia, hal tersebut akan berlanjut pada kencan ke 3, 4 dan seterusnya. Masing-masing metode menawarkan perspektif unik dan lebih informatif, dan integrasi metode yang terbukti paling informatif. Assesmen berbasis bukti bersandar pada prinsip yang sama yaitu apa yang terbukti secara empiris, tidak jauh dibelakangnya. Assesmen berbasis bukti telah mencapai momentum di dalam praktik berbasis bukti dibidang perawatan kesehatan secara luas. Kompetensi kultural esensial disemua psikologi klinis, khususnya assesmen kepribadian. Psikolog klinis harus mengapresiasi makna sebuah perilaku, pikiran atau perasaan didalam konteks budaya klien, yang mungkin berbeda dengan konteks budaya psikolog itu sendiri.  

Sumber : Buku Psikologi Klinis Edisi 3 Tahun 2013 hal 274-280 ( Andrew M. Pomerants )


0 comments:

Post a Comment