29.7.17

TES GRAFIS



TES GRAFIS
     
Oleh:
I R W A N T O
NIM. 163104101125

Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

LAPORAN TES WARTEGG
A.    Identitas subjek
Nama                                 : Aralia Gita P
Jenis Kelamin                    : Prempuan
Usia                                   : 19 Tahun
TanggalLahir                     : 7 Oktober 1997
Pendidikan Terakhir          : SMK
Pekerjaan                           : Mahasiswa
TanggalTes                        : 2 mei 2017
Tester                                 : Jainuddin


B.     Respon Subjek Terhadap Stimulus
1.      Deskripsi stimulus
Stimulus
Urutan menggambar ke-
Arti Gambar
1
1
Jam dinding
2
6
Perumahan
3
3
Kincir angin (Belanda)
4
4
Papan catur
5
8
Busur panah
6
7
Mobil
7
5
Telur kodok dikolam
8
2
Mata

2.      Tingkat Kesenangan
a.       Yang paling disukai          : Stimulus ke-3
b.      Yang paling mudah           : Stimulus ke-1

3.      Tingkat Kesulitan
a.       Yang paling sulit               : Stimulus ke-3
b.      Yang paling tidak disukai : Stimulus ke-2

4.      Hasil Observasi
Subjek menyelesaikan dalam waktu kurang lebih.... Ketika menggambar respon subjek..... Subjek melakukan penghapusan sebanyak....

C.     Profil
Keterangan:
      Subjek dalam aspek emosi memiliki nilai seclusive sebesar 19 dan nilai open sebesar 16 sehingga emosi subjek lebih dominan seclusive. Dalam aspek imagination, subjek memiliki nilai combina 14 dan nilai creative 15. Sehingga dalam aspek imagination didominasi oleh creative. Sedangkan dalam aspek intelect, sebjek memiliki nilai paractical sebesar 15 dan nilai speculative sebesar 8, sehingga lebih dominan practical dalam aspek intelect. Dalam aspek activity, didominasi oleh controlled dengan nilai sebesar 17 dibandingkan dengan nilai dinamic sebesar 11. Sehingga pada umumnya subjek lebih didominasi oleh emosi seclusive karenan memiliki nilai yang paling tinggi dibanding yang lainnya.

D.    Analisis Profil
1.      Emosi
Subjek dalam aspek emosi cenderung dominan pada emosi seclusive dari pada open. Hal tersebut ditunjukkan dengan perbandingan nilai hasil tes yaitu 19 dengan 16. Sehingga subjek cenderung memiliki sikap tidak mudah puas, suka berhayal, suka merenung dan mempunyai spiritualitas yang cukup tinggi. Subjek juga cenderung menarik diri dari pergaulan ramai, hal tersebut menyebabkan ia tidak mudah bergaul dengan banyak orang dan cenderung lebih individual.
2.      Imaginas
Subjek dalam aspek imajinasi cenderung lemah pada imajinasi combine dari pada Cretive. Hal ini ditujukan dengan perbandingan nilai hasil tes 14 dengan 15. Sehingga subjek cenderung memiliki berimajinasi dengan cara menghubungkan satu dengan yang lain, imajinasi bersumber dari persepsi dan didasari oleh emosi dan menghasilkan nilai artistik yang konvensional.
3.      Intelektual
Subjek dalam intelektual cenderung dominan practice dari pada intelektual speculatif. Hal itu bisa dilihat dari hasil tes 15 dengan 8. Sehingga subjek cenderung memiliki cara berfikir teratur,induktif kepribadian yang nampak dan tegas, ekspresi spontan dan mengandalkan fakta-fakta yang konkrit.
4.      Aktivitas
Subjek dalam aktifitas cenderung lemah pada aktifitas dinamis dari pada aktifitas controlled. Hal itu bisa dilihat dari hasil tes 11 dengan 17. Sehingga subjek cenderung serba bernafsu, mudah tersinggung,dorongan besar inplusif dan sering meributkan hal-hal yang tidak penting.

E.     Non-Scored Criteria
1.      Tekanan garis
Tekanan garis mudah tidak terlalu kuat sehingga gampang dihapus.
2.      Penguatan garis
Penguatan garis tidak terlalu tebal dan tidak terlalu kuat.
3.      Sentakan
Sentakan yang dilakukan berulang kali seingga kelihatan.
4.      Komposisi
Komposisi anatara dari satu sisi kesisi yang lain teratur.
a.       Keseluruhan
Sebagian keseluruhan dan sebagian kecil sebagian, sehingga integrasi emosional-vital dasar dan kekuatan pengendalian rasional lemah.
b.      Variasi
Sebagian variasi kecil.sehingga tidak terlihat indah
c.       Popularitas
Popularitas yang tampak tegas dan realitas
d.      Kejelasan
Kejelasan begitu konkrit sehingga bisa dilihat dari kekuatan dan ketebalannya.


F.      SDR (Stimulus Drawing Relation)
Stimulus 1
Sifat
Indikasi
a.    Organis
Insensibility
Difisiensi  emosi yang ringan, sikap yang asing terhadap kehidupan, mengalami hambatan
b.    Sederhana
Afinity
Sikap yang alami dan rileks, mengutamakan akal sehat
c.    Lepas
Insensibility
Penuh keterpaksaan, kaku (hambatan)
d.   Kecil
Insensibility
Santai, tingkat pemahaman rendah, penolakan terhadap hal-hal yang dianggap remeh
Kesimpulan :
Mengutamakan akal sehat, tingkat pemahaman rendah, difisiensi emosi yang ringan, sikap alami dan rileks, namun penuh keterpaksaan dan penolakan terhadap hal-hal yang dianggap remeh

Stimulus 2
Sifat
Indikasi
a.    Organis
Afinity
Fungsi pribadi maskulin yang dominan, berpijak pada fakta-fakta
b.    Sederhana
Insensility
Intelektualitas rendah,kurang dinamis, kurang aktifitas.
c.    Garis lengkung
Anfinity
Lebih fungsi intelektual dan kemauan yang kuat, tegas sangat tekun (komplusif)
d.   Lepas

Dorongan vital yang kuat, memiliki rasa percaya diri,ulet.
Kesimpulan : menemukan kemampuan maskulin, berpijak dengan fakta, mempunyai inteelektulitas dan penuh rasa percaya diri.


Kesimpulan S-D-R
Berdasarkan table diatas, subjek cenderung maskulin, hal tersebut dilihat dari respon stimulus pada stimulus no 3, 4, 5 dan 6. Sedangkan sifat femisnis hanya ditunjukkan pada respon stimulus no 7 dan 8. Subjek cenderung memiliki tingkat pemahaman rendah dengan mengutamakan akal sehat. Ia cenderung didominasi fungsi kesadaran, sehingga berpijak pada fakta-fakta. Dirinya yang cenderung maskulin membuat ia cenderung terbuka terhadap sosial. Ia juga cenderung inteltula rendah dan kurang dinamis.

G.    Kesimpulan Tes Wartegg
Subjek cenderung memiliki kesadaran yang kuat. Ia juga percaya diri yang kuat. Walaupun disisi lain ia cenderung kurang dimanis dalam berfikir.

I.        DINAMIKA PSIKOLOGIS TES GRAFIS
Subjek cenderung keteraturan dalam berfikir. Ia cenderung kurang memiliki prinsip mudah beruba-ubah. Ia juga cenderung merasa kuarang dipercaya, kurang diperhatikan, kurang berharga dan kurang berperan dalam keluarga. Sehingga ia cenderung mengalami kelelahan emosi dengan kecemasan, kurang semangat dan energi yang rendah.
Subjek cenderung lebih maskulin dari pada feminim. Sehingga tidak teralu terbuka. Namun ada indikasi bahwa subjek cenderung pemberontak. Sehingga subjek cenderung tertutup dan ia juga Mengutamakan akal sehat, tingkat pemahaman rendah, difisiensi emosi yang ringan, sikap alami dan rileks, namun penuh keterpaksaan dan penolakan terhadap hal-hal yang dianggap remeh. Ia juga memilik suka merenung dan mempunyai spiritualitas yang cukup tinggi. Subjek juga cenderung menarik diri dari pergaulan ramai, hal tersebut menyebabkan ia tidak mudah bergaul dengan banyak orang dan cenderung lebih individual. Dan ia juga cenderung serba bernafsu, mudah tersinggung,dorongan besar inplusif dan sering meributkan hal-hal yang tidak penting.




0 comments:

Post a Comment