2.6.17

PSI. UMUM " PERSEKUSI, SISI LAIN NEUROTIK "

Ningnurani, Fak : Psikologi'16 ( 1146)



 

 PERSEKUSI, SISI LAIN NEUROTIK

Sudah pernahkah mendengar istilah " Persekusi "?, kalau belum pernah inilah arti dari kata " Persekusi "--> " tindakan sewenang wenang (menganiaya) yang awalnya dari kata kata kebencian, penghinaan melalui media sosial, kemudian oleh pihak yang merasa terhina atau sakit hati memburu, mendatangi "di gruduk" secara langsung di kediaman lalu disitulah pihak yang merasa sakit hati megintimidasi lebih kasarnya "main hakim sendiri".( http://www.apasiapamana.com/2017/06/apa-itu-persekusi-pengertian-persekusi.html )

Biasanya persekusi ini dilakukan oleh individu / kelompok, yang tersinggung atau merasa tidak senang akan sebuah " tulisan " yang dimuat oleh seseorang dimedia masa. Orang yang melakukan persekusi ini beranggapan bahwa, apa yang ditulis orang lain itu selalu menghina, menyinggung atau bahkan merendahkan diri mereka / kelompok mereka. Padahal belum tentu, maksud dan tujuan " si penulis" untuk menyingung, merendahkan dan sebagainya.Yang namanya media sosial, orang berhak dan bisa menulis / memposting apapun yang mereka inginkan. Tetapi kembali lagi kepada pribadi / kelompok tersebut, bagaimana memandang dan mengartikan sebuah tulisan.

Apapun dan dimanapun kita menulis, kalau seseorang/ kelompok ingin menyalahkan kita sebagai penulis, tetap saja kita dianggap salah. Terkadang miris dengan bangsa Indonesia yang tercinta ini, kenapa semakin canggih tehnologi, semakin pandai masyarakatnya, tetapi selalu saja banyak ketimpangan yang terjadi. Begitu mudahnya masyarakat kita terprovokator, oleh hal - hal yang belum tentu kesalahannya, apalagi hal itu selalu disangkutkan dengan 'RASISME ". Menulis itu memang menyenangkan, tetapi juga kita bgaikan memegang bumerang, yang suatu saat akan bisa melukai dan mengenai diri kita sendiri.

Tindakan Persekusi kepada seseorang / kelompok bisa berupa intimidasi, kekerasan dan perlakuan yang tidak menyenangkan lainnya. Jika orang - orang penurut menggangap semua orang " Baik ", maka orang - orang agresif mengangap semua orang itu "Tidak Ramah ".Sebgai akibatnya , mereka mengadopsi strategi " Melawan Orang Lain ( moving against people ).Orang - orang neurotik yang agresif sama kompulsifnya dengan orang - orang penurut, dan tingkah laku mereka dipicu oleh kecemasan dasar. Daripada mendekati orang lain dengan selalu menurut dan bergantung, orang - orang neurotik yang agresif lebih memilih untuk melawan orang lain dengan cara tampil kuat dan kejam. Mereka termotivasi oleh keinginan kuat untuk memeras orang lain, dan memanfaatkan orang- orang tersebut untuk kepentingan pribadi. Mereka jarang mengakui kesalahan mereka, dan tidak henti - hentinya berusaha tampil sempurna, kuat, dan unggul.( Karen Horney, mengidentifikasi tiga sikap dasar  " kecenderungan neurotik).

Persekusi yang dilakukan oleh seseorang / kelompok adalah cerminan ketidak dewasaan didalam menyingkapi segala macam permasalahan yang terjadi. Mereka lebih mementingkan kepuasan diri, tanpa pernah mengerti dan memahami orang lain dan lingkungan. Fenomena psikologi semacam apakah yang sekarang ini sering timbul dan sering kita temukan dan jumpai.



Sumber tulisan :

http://www.apasiapamana.com/2017/06/apa-itu-persekusi-pengertian-persekusi.html ( 12: 46 pm, 01/2/17)
Feist,dkk, 2017, " Theory of Personality Book ", Bab : VI,Horney: Teori Psikoanalisis Sosial, Hal : 185. Jakarta Selatan, Penerbit : Humanika Salemba.

0 comments:

Post a Comment