10.5.17

Warga Kampung Nelayan Eretan Bayar Listrik Dengan Sampah

Warga Kampung Nelayan Eretan Bayar Listrik Dengan Sampah
Oleh : Hanafi ( 153104101095) Psikologi Lingkungan 

Mulai awal tahun 2107 warga kampong pesisir Indramayu kususnya Eretan Kecamatan Kandanghaur bisa membayar langganan listrik mereka dengan menukar sampah di Bank Sampah Bayu Samudra yang berada di desa mereka. Program ini didasari oleh banyaknya sampah yang ditemukan di area pemukiman masyarakat pesisir/nelayan, seperti sampah sisa ikan, sampah rumah tangga, tumpukan botol air mineral serta plastik yang biasa digunakan oleh nelayan untuk menampung ikan sewaktu di kapal. 

Demikian pula warga wilayah bandung dan wilayah jawa barat pada umumnya. Seperti dilansir oleh media Liputan6.com, Bandung - Warga Kota Bandung, Jawa Barat, kini bisa membayar listrik menggunakan sampah lewat Bank Sampah Induk Kota Bandung. Mekanismenya, warga terlebih dulu harus memiliki tabungan bank sampah.
"Dari tabungan itu, uangnya bisa digunakan untuk membeli token listrik. Di sini ada jual token listrik. Jadi, setidaknya masyarakat terbantu bayar listriknya dengan sampah yang dikumpulkan," kata General Manager PT PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana di Bandung, dilansir Antara, Selasa (21/2/2017).
Warga yang ingin membayar listrik menggunakan sampah, ia menjelaskan, hanya perlu membawa sampah ke bank sampah. Sampah yang mereka kumpulkan kemudian akan ditimbang, lalu nilai uangnya dihitung dan dimasukkan ke rekening bank sampah milik mereka.
Hasil penjualan sampah tersebut, kata Iwan, bisa langsung digunakan untuk membayar listrik atau ditukarkan dengan token untuk membayar listrik. "Mekanismenya seperti itu, cukup mudah. Cukup nabung sampah, biaya listrik sudah terbayar," kata dia.Ia berharap program pembayaran listrik dengan sampah bisa memacu semangat warga untuk lebih giat mengumpulkan sampah di lingkungannya dan peduli lingkungan sekitar.
"PLN berharap Bank Sampah Induk Kota Bandung akan berkembang menjadi bank sampah profesional dan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah yang kompleks," ujar Iwan.
Sejak 2014, PLN aktif membantu dan membina Bank Sampah yang dahulu berlokasi di Jalan Tubagus Ismail. Awalnya dengan memberikan satu unit motor roda tiga untuk mengangkut sampah dari bank sampah unit ke bank sampah induk.

Sumber : 
http://regional.liputan6.com/read/2864097/pln-bandung-terima-bayar-listrik-pakai-sampah-ini-caranya

0 comments:

Post a Comment