20.4.17

PERAN ORANGTUA SEBAGAI PENGASUH 'MENTAL'



 PERAN ORANGTUA SEBAGAI PENGASUH 'MENTAL'
Oleh : KHOIRUNNISA ISTIANAH
153104101105

Abnormalitas atau yang disebut juga perilaku abnormal merupakan suatu bentuk perilaku menyimpang dari pola-pola perilaku dalam sebuah kelompok atau lingkungan sekitarnya.  Psikologi abnormal meliputi gangguan mental dan juga abnormalitas mental yang mencakup berbagai macam keadaan mental seseorang. Suatu keadaan mental disebut abnormal bila berada jauh berbeda dari keadaan integrasi ideal (Gunarsa,S,1995:57).


Gangguan kepribadian merupakan suatu kondisi yang menyebabkan penderitanya memilliki pola pikir dan perilaku yang tidak sehat dari rata-rata orang pada umumnya. Selain pola pikir yang tidak sehat, kondisi yang juga dikategorikan sebagai penyakit atau gangguan kepribadian ini membuat penderitanya kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain yang tentunya bisa menyebabkan masalah dalam lingkungan sosialnya. Gangguan mental/kepribadian tidak hanya terjadi pada orang dewasa, kemungkinan besar juga terjadi pada anak-anak atau remaja. Faktor penyebab dari munculnya sebuah gangguan/penyakit mental adalah banyak, salah satunya dinamika keluarga. Dinamika keluarga yang tidak sehat dapat mengakibatkan perilaku yang menyimpang, misalnya penganiayaan anak. Anak yang terus-menerus dianiaya pada masa anak-anak akan membuat perkembangan otaknya menjadi terhambat sehingga memberikan efek negatif terhadap perkembangannya, seperti depresi, masalah memori, kesulitan belajar, impulsivitas, dan kesulitan dalam membina hubungan (Glod, 1998 dikutip oleh febriarumrh,2014). Perilaku orang tua yang secara dramatis berbeda dengan budaya sekitar mengakibatkan kurang diterimanya anak-anak oleh teman sebaya dan bahkan anak akan mengalami masalah psikologik. 

Sumber : Psikologi Perawatan, Gunarsa Singgih D, Jakarta (1995)

0 comments:

Post a Comment