19.4.17

MENJADI PUSAT PERHATIAN MENIMBULKAN KECEMASAN TERSENDIRI BAGI INDIVIDU



MENJADI PUSAT PERHATIAN MENIMBULKAN KECEMASAN  TERSENDIRI
 BAGI INDIVIDU

Oleh :
NIKEN LARASATI
16.310.410.1135
PSIKOLOGI UMUM II

Dalam kehidupan setiap individu diharapkan mampu memiliki rasa percaya diri yang lebih ketika berada dalam suatu kondisi tertentu baik dalam lingkungan kecil maupun lingkungan yang lebih besar seperti masyarakat umum. Individu diharapkan dapat bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya. Meskipun dalam praktiknya tidak menutup kemungkinan bahwa ada beberapa individu yang tidak mampu bersosialisasi dengan baik dalam lingkungannya.
Setiap individu memiliki rasa percaya diri yang berbeda-beda. Oleh karena hal tersebut, setiap individu juga memiliki kecemasan yang berbeda pula.
Kecemasan adalah ketidak-mampuan individu dalam mengendalikan emosi dan perasaan antara ketakutan dan kekhawatiran yang kuat serta meluap-luap yang menyebabkan kegelisahan irasional dan perasaan tidak nyaman pada individu tersebut.
Sedikit bercerita, saat itu saya hendak mengisi sebuah acara dalam rangka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1939 di salah satu Pura yang ada di Kabupaten Banyumas tepatnya pada tanggal 8 April 2017. Saya hendak mengisi sebuah kesenian tradisional sebagai penyambut tamu kehormatan dalam acara tersebut.
Sebelum acara dimulai saya merasa tenang. Namun saat acara tersebut dimulai, nama saya disebutkan dan saya dipanggil untuk naik ke atas panggung secara tiba-tiba saya merasa begitu cemas, hingga tubuh saya terasa begitu lemas. Padahal sebelumnya saya sudah sering melakukan hal itu namun kecemasan itu selalu saya rasakan.
Freud juga berpendapat bahwa kecemasan merupakan pengalaman subyektif individu mengenai ketegangan-ketegangan, kesulitan-kesulitan dan tekanan yang menyertai suatu konflik atau ancaman (BAsuki, 1987; Hanum,2002).
Kecemasan didefinisikan sebagai konsep yang terdiri atas dua dimensi utama, yaitu kekhawatiran dan emosionalitas. Kecemasan sangat berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya. Keadaan emosi ini tidak memiliki objek yang jelas.
Kesimpulan :
Kecemasan adalah ketidak-mampuan individu dalam mengendalikan emosi dan perasaan antara ketakutan dan kekhawatiran yang kuat serta meluap-luap yang menyebabkan kegelisahan irasional dan perasaan tidak nyaman pada individu tersebut.

Sumber :
Suprantiknya. 2004. Psikologi Kepribadian 1. Yogyakarta : Kanisius
Pengalaman pribadi

0 comments:

Post a Comment