15.4.17

berpikir mempunyai arti

BERPIKIR
Suci Indah Permata Sari
163104101137
Psikologi umum II
Kehidupan manusia tidak terlepas dari aktifitas berpikir, tapi tak jarang manusia yang ketika ditanyakan definisi dari berpikir itu apa , malah kelimpungan tidak bisa menjawabnya. Bila di lihat dari aktifitas berpikir itu sendiri, dapat kita lihat bahwa dalam berpikir itu pertama membutuhkan adanya fakta,hal yang jadi objeknya adalah nyata, bisa berupa benda ataupun yang lainnya. Kedua membutuhkan adanya indera, bisa berupa penglihatan(mata), pendengaran(telinga), penciuman(hidung), pengecap(lidah), dan peraba(kulit). Ketiga membutuhkan adanya otak untuk berpikir, tentunya otak disini adalah otak yang normal/tidak terganggu, yang bisa digunakan untuk berpikir. Keempat adanya informasi sebelumnya, ini juga merupakan hal penting dalam proses berpikir, karena informasi sebelumnya ini akan menjadi faktor penentu pada kesimpulan.
Bepikir mempunyai arti segala proses aktivitas psikis yang intensional maksudnya dimana seseorang mempunyai masalah maka seseorang menggabungkan pengertiaan yang satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan jalan keluar (pemecahan masalah) yang sedang dihadapinya. Menurut Drever dalam khodijah (2006:177) berpikir adalah melatih ide-ide dengan cara yang tepat dan seksama yang dimulai dengan adanya masalah. Menurut Solso berpikir adalah sebuah proses dimana resprestasi mental baru dibentuk melalui transformasi informasi dengan interaksi yang komplek atribut-atribut mental seperti penilaian, abstraksi, logika, imajinasi, dan pemecahan masalah.
Dalam berpikir kita memerlukan alat, yaitu akal(ratio). Hasil berpikir itu dapat diwujudkan dengan bahasa. Menurut khodijah (2006), pikiran sendiri ada dua macam, yaitu pikiran sadar dan bawah sadar. Sedangkan manusia memanfaatkan 12% kekuatan pikirannya, sementara 88% ada pada kekuatan bawah sadar yang semacam “perasaan”. Diantara pikiran sadar dan bawah sadar ada Reticular Activiting System(RAS) atau filter, yang untuk membuka pintu otak kita mesti berada pada gelombang Alfa. Pikiran bawah sadar menyimpan memori, self-image, personality dan habits(kebiasaan).
Berpikir secara analitik, logis dan terstruktur, memikirkan hubungan sebab akibat dan bertanya "mengapa" adalah karakteristik dari pikiran sadar. Pikiran sadar merupakan tempat di mana pemahaman dan kecerdasan intelektual (IQ) digunakan untuk memecahkan masalah. Pikiran sadar adalah tempat di mana apa yang kita sebut sebagai "kekuatan kehendak" berada, dan adalah apa yang kita gunakan untuk berpikir, menemukan logika dari sesuatu, melakukan analisa, menerima informasi, membuat pilihan berdasarkan fakta atau menggerakkan anggota tubuh secara sadar.
Pikiran bawah sadar adalah bagian dari kesadaran di mana emosi, nilai-nilai dasar dan cetak biru bagi sifat dan karakter anda berbeda. Pikiran mengendalikan kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan dan cara kita memandang dan berinteraksi dengan dunia. Pikiran ini adalah bank data bagi seluruh pengalaman hidup anda. Di dalamnya terekam ingatan akan semua yang pernah anda dengar, lihat, rasa dan alami sepanjang hidup, baik peristiwa itu anda sadari atau tidak, baik anda sukai atau tidak, dan baik anda mampu mengingatnya atau tidak. Singkatnya, pikiran bawah sadar adalah apa yang bertanggung jawab untuk memastikan agar anda tetap hidup dan dapat berfungsi dengan baik, baik secara fisik maupun mental.


Daftar pustaka
Nurjanah, Diktat Psikologi Umum, Ciamis : 2010.
Abu Ahmadi, Psikologi Umum, Rineka Cipta, Jakarta, 1992.
Ahmad Fauzi,  Psikologi Umum, Pustaka Setia, Bandung, 2004.
Supriyono, Widodoo, Psikologi Belajar, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2004

0 comments:

Post a Comment