19.4.17

BAHAYA BEGAL DI KALANGAN REMAJA



ARTIKEL PSIKOLOGI SOSIAL
BAHAYA BEGAL DI KALANGAN REMAJA
PENGARANG : SEPTIANA ABIDIN
NIM                 : 16.310.410.1147
               
Begal” merupakan kata kerja, sinonim kata begal adalah kata penyamun, sementara kata “pembegalan” adalah proses, cara, perbuatan yang berarti perampasan atau perampokan10. Secara terminologi kata begal dapat diartikan sebagai sebuah aksi kejahatan (kriminal) seperti perampokan/perampasan yang dilakukan oleh seseorang disertai kekerasan dengan menggunakan senjata tajam dan menggunakan kendaraan bermotor bahkan biasa sampai melakukan pembunuhan terhadap korban dan korban yang disasar biasanya pengendara sepeda motor. Jadi Begal merupakan suatu perbuatan merampas, merampok dengan cara paksa menggunakan kendaraan bermotor dan senjata tajam. kejahatan perampasan kendaraan bermotor roda dua, yang diistilahkan sebagai begal. keberadaan begal yang menggunakan kendaraan bermotor akhir-akhir ini memang semakin meresahkan masyarakat. Aksi kekerasan dan kriminal yang diduga dilakukan parah anggota begal semakin sering terjadi di berbagai wilayah Kota. Diperlukan ketegasan aparat keamanan untuk menghentikan aksi begal tersebut. Begal adalah suatu kejahatan yang bermodus perampokan motor,tas,dan barang berharga yang marak di lakukan di jalanan. Bukan lagi berita yang asing ditelinga masyarakat yogyakarta dan sekitarnya. Begal sudah lama beraksi diseluruh Indonesia. Kejahatan yang bermoduskan dijalanan sangat membahayakan pengendara motor terutama karena sekali sang pelaku begal beraksi bukan hanya barang yang diambil namun nyawa pun akan dipertaruhkan. Ketika begal beraksi tanpa peduli begal beraksi sangat nekat. Kejahtan dengan motif ini banyak di lakukan di kalangan remaja karena mereka yang tidak mempunyai pekerjaan hanya mengandalkan kejahatan mereka memiliki uang.
Manusia adalah makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup sendiri. Menurut T. Tonnies(1855-1936) ada dua macam yaitu : Gemeinschaft dan Gesellschaft
1.       Gemeinschaft  yaitu pergaulan orang-orang berdasarkan pada ikatan kekeluargaan
2.       Gesellschaft yaitu pergaulan orang-orang dalam masyarakat berdasarkan rasio untung rugi.
Kasus kejahatan begal tidak dapat di cegah lagi seluruh aparat keamanan negara juga sudah melakukan penjagaan yang ketat. Namun para pelaku kejahatan tidak lagi memperdulikannya. Para pelaku pun melakukan aksinya tanpa memahami suasana entah pagi siang sore malam. Malam hari adalah waktu yang serimg terjadi para pembegal melakukan aksinya.
DAFTAR PUSTAKA
Wursato ig,1987,Etika Komunikasi Kantor,Yogyakarta

0 comments:

Post a Comment