13.4.17

ARTIKEL PSIKOLOGI UMUM : KEMAMPUAN MENULIS KREATIF



KEMAMPUAN MENULIS KREATIF
MANFAAT MENULIS TERHADAP JIWA INDIVIDU


NAMA: NURUL WIDIASTONI
NIM: 163104101152
MATA KULIAH: PSIKOLOGI UMUM  II
FAKULTAS PSIKOLOGI UP 45 YOGYAKARTA

            Mendengar kata kreatif tentunya kita merasa sulit untuk mencapainya ataupun mustahil bagi kita bisa di sebut orang kreatif. Kita sering mendengar kata kreatif,tapi tahukah kita apa kreatif itu ? kreatif adalah kemampuan mengelolah sesuatu yang baru atau membuat kombinasi baru yang sebelumnya sulit di temukan. Kretifitas sangatlah penting bagi kehidupan individu yang bersangkutan atau kehidupan sosial,oleh karena itu sistem pendidikan bertanggung jawab mengembangkanya. Kreatifitas sebagai sebuah konsep psikologis yang bisa di pahami sebagai karakteistik pribadi (person), proses (procces),prodak (produck) dan pendorong (press). Jadi kretivitas adalah kepribadian non kognitiv untuk membuat hal yang baru menjadi suatu karya yang baru,yang berguna dan dapat di pahami oleh masyrakat pada waktu tertentu yang dalam pengembanganya di tentukan oleh faktor lingkungan baik internal atau eksternal.
Gerard (1996) membagi kegiatan menulis ke dalam 2 jenis,yaitu menulis akademis (academic writing) yang cenderung memfokuskan pada pembahasan mengenai pengembangan tema dalam suatu teks dan menulis kreatif creative writing yang merupakan salah satu elemen dari menulis akademis,yang membahas mengenai suatu tema tapi tidak dalam bentuk uraian yang argumentatif. Selanjutnya menulis kreatif adalah kegiatan menulis yang bertujuan untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan penulis dalam bentuk imajinatif,spontan dan asli.
Percy (1993) mengatakan bahwa menulis kreatif merupakan gagasan ekspresif yang mengalir dari pikiran seseorang ke dalam suatu tulisan,selanjutnya di katakan bahwa kebiasaan menulis kreatif dapat memberikan manfaat bagi kehidupan seseorang,baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pentingnya kegiatan menulis bagi individu selain untuk memberikan manfaat terhadap orang lain berupa informasi atau pengetahuan. Ternyata kegiatan menulis sangat bermanfaat bagi si penulis itu sendiri. Para penulis cenderung lebih mampu bertahan dari masalah-masalah mental di banding dari kebanyakan orang. Kegiatan menulis kreatif mempunyai nilai terapeutik. Dalam sebuah pembuktian di jelaskan bahwa kegiatan menulis berpengaruh positif terhadap kesehatan mental dan fisik,artinya semakin sering seseorang menulis,akan semakin sehat orang tersebut. Hal itu di karenakan individu telah menceritakan permasalahanya ke dalam bentuk tulisan, dan saat itu dia telah melepaskan beberapa beban dari permasalahanya.
Bentuk-bentuk dari tulisan kreatif bisa berupa cerita pendek,puisi,autobiografi,naskah drama,dan lain-lain. Karangan yang kreatif biasanya di cirikan dengan 3 sifat yaitu orsinil (asli),spontan (langsung) dan imaginatif. Para ahli menyebutkan karakteristik sikap kreatif yaitu 1)ketekunan dalam menghadapi tantangan,2)keberanian untuk menanggung resiko,3)keinginan untuk berkembang,4)toleransi terhadap ketaksaan (penerimaan diri terhadap sesuatu yang berbeda dengan dirinya),5)keterbukaan terhadap pengalaman baru dan 6)keteguhan terhadap pendirian.
Dengan menulis kreatif di harapkan mampu membawa perubahan sosial bagi orang di sekitar kita. Berupa memberi ide atau gagasan kita dalam bentuk tulisan, sehingga mereka mempunyai pengetahuan yang baru. Menulis juga mampu membuat seseorang untuk melatih tingkat  pemahaman terhadap sesuatu yang dia pelajari. Menulis juga membantu seseorang untuk menghafal teory-teory atau istilah-istilah tertentu. Dalam proses kegiatan belajar sehari-hari yang di lakukan dengan membaca atau mendengarkan, agar pengetahuan itu tidak sia-sia dan menghasilkan, maka dengan menulis sangatlah cocok di lakukan sebagai hasil dari yang kita peroleh.
DAFTAR PUSTAKA
Azis Rahmat. 2010.Psikologi Pendidikan, Model Pengembangan Kreatifitas Dalam Praktik Pembelajaran. UIN Maliki Press

0 comments:

Post a Comment