14.4.17

ARTIKEL: MENTAL DISORDER

MENTAL DISORDER
Wahyu Relisa Ningrum
15.310.410.1087
Psikologi Abnormal

      Disorder mental merupakan salah satu bentuk gangguan dan kekacauan kesehatan mental. Faktor penyebabnya adalah kegagalan mereaksinya mekanisme adatapsi dari fungsi-fungsi kejiwaan terhadap stimuli eksternal dan ketegangan-ketegangan, sehingga muncul gangguan struktur satu bagian, satu organ atau sistem kejiwaan. Ada juga yang disebabkan pematangan batin dari pengalaman dengan cara yang salah, konflik sosial dan kultural yang mempengaruhi pribadi dan mengubah tingkah laku menjadi abnormal.
          Gejala-gejala mental disoder ialah cemas, pahit hati, apatis, cemburu, takut, kemarahan-kemarahan yang eksplosif, rasa asosial dan lain-lain. Orang yang terganggu mentalnya, jiwanya bingung, kacau, tidak percaya diri, tidak berani, dan tidak mampu melakukan coping behaviour secara wajar. 
Gangguan mental yang disebabkan oleh sosial dan faktor eksternal bisa dihindari yaitu dengan berani mengatasi setiap kesulitan, melatih berpikir dan berbuat hal yang wajar, menjamin kebersihan batin, menegakkan disiplin diri yang ketat dan selalu menjaga kebersihan jiwa. 
Contoh kasus, adanya perasaan tidak bisa menyesuaikan diri dalam kelompok baru disiplin  ketat dan otoriter pada kalangan prajurit. Munculnya moral yang rendah disebabkan oleh makanan yang jelek, kurang tidur, tidak pernah istirahat, komando-komando yang tidak bijaksana, Mereka menjadi sangat capek, dan selalu dibayangi ketakutan bertempur. Sehingga semakin lama prajurit mengalami rasa cemas yang terus menerus dan berlangsung lama yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan mental.
Apabila individu mempunyai jasmani yang sehat, seperti memiliki energi, stamina kuat, tubuh selalu merasa sehat, nyaman dan bermental sehat. Maka individu menjadi mudah untuk beradaptasi dengan lingkungannya sehingga gangguan mental pun bisa dihindari. 

Daftar Pustaka:

Kartono, Kartini. (1989). Psikologi Abnormal Dan Abnormalitas Seksual. Penerbit Mandar Maju. Bandung. 190-198.

0 comments:

Post a Comment