14.4.17

ARTIKEL HASIL KUNJUNGAN KE RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA YOGYAKARTA



ARTIKEL HASIL KUNJUNGAN KE RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA
YOGYAKARTA

ARTIKEL HASIL KUNJUNGAN KE RSJ GRHASIA PAKEM
YOGYAKARTA

Irwanto
NIM. 16.310.410.1125
Mata Kuliah: Psikologi Umum 2

Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Observasi ini dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 13 April 2017, di mulai pada jam 07.30-12.00 WIB. Tempat di RSJ Grhasia Pakem, Yogyakarta dengan Alamat Jl. Kaliurang KM. 17 Yogyakarta. Ada pun Wisma yang di observasi yaitu ruang Wisma Drupadi. Pertama kali melihat RSJ Grhasia, terlintas saya senang akhirnya saya bisa melihat langsung dengan mata kepala saya sendiri mengenai RSJ Grhasia tersebut. Pengalaman yang saya alami ketika kunjungan RSJ Grhasia, saya mendapatkan informasi yang begitu berharga untuk memperdalam keilmuan saya di bidang Psikologi yaitu: Ranah psikologi di RSJ mempunyai beberapa ranah yaitu: (a) di poli psikologi, (b) psikometri, (c) rujukan psikiater, (d) jiwa rawat inap, (e) anak di klinik tumbuh kembang, (f) visum, (g) geriatric dan (h) napza. Peranan psikologi di RSJ adalah sebagai berikut: (1) anamnesis, (2) diagnosis, (3) intervensi psikologi, (4) hasil pemeriksaan psikologis dan (5) rujukan. Di RSJ, saya juga mendapat informasi mengenai Anamnesis mengenai beberapa tahapan yaitu:

1.      Kesadaran (compos mentis) yaitu dapat atau tidak dapat berinteraksi.
2.      Keadaan umum (penampilan)
3.      Roman muka yaitu nor mumimik, tumpul, euforik.
4.      Afek yaitu (ekspresi perasaan hati yang dapat diamati dari luar, sehingga disforik, euforik, tumpul, datar, inapropriate).
5.      Proses piker: (a) arus piker, (b) isi piker dan (c) bentuk piker.
6.      Hubungan jiwa (mudah ditarik mudah dicanturun/dapat sulit).
7.      Waham
8.      Gangguan persepsi: (a) ilusi dan (b) halusinasi.
Ada pun diagnosis multiaksial dapat dibagi menjadi 5 bagian aksial yaitu (1) Aksial 1: gangguan klinik, kondisi lain yang menjadi fokus perhatian klinik. (2) Aksial 2: gangguan kepribadian dan returdasi mental. (3) Aksial 3: kondisi medis umum. (4) Aksial 4: problem psikososial dan lingkungan. (5) Aksial 5: periksaan fungsi secara global. Sehingga informasi-informasi yang saya dapatkan sangat membantu dalam memahami ilmu psikologi yang saya dapatkan di bangku kuliah. Informasi-informasi inilah yang saya dapatkan di RSJ pada saat memasuki RSJ tersebut.
Dalam tugas ini, hanya melakukan observasi dan wawancara terhadap salah satu klien yang ditemukan di bangsal tersebut. Pada saat itu saya menuju ke wisma Drupadi, harapan saya melihat klien-klien yang ada didalam wisma Drupadi tersebut, yang saya rasakan pada saat memasuki ruangan tersebut adalah sedih dan merasa kasian terhadap klien tersebut. Dalam benak saya ternyata peranan seorang dokter dan psikolog sangat dibutuhkan sekali untuk memberikan pengobatan dan pendekatan terhadap klien tersebut. Wisma Drupadi ini merupakan salah satu bagian wisma yang terdapat di dalam RSJ ada. Wisma Drupadi di huni 30 klien, umurnya sekitar 36 tahun sampai 50 tahun (klien Lansia). Dalam wisma ini ada beberapa klien yang mempunyai perilaku yang berbeda-beda sehingga klien terlihat diam saja.
Dalam pemikiran saya semoga cepat sembuh dan mendapatkan pengobatan dan pendekatan yang didapat di RSJ tersebut. Saya berharap supaya ruangan yang di huni harus bersih dan layak di tempati untuk beristirahat terutama tempat tidur yang bersih supaya cepat sembuh dan normal kembali. Dalam observasi kali ini saya menemukan beberapa perilaku-perilaku yang ada pada pasien yang ada di Wisma Drupadi yaitu:
1.      Bicara sendiri
2.      Mengamuk
3.      Banyak bicara
4.      Kecurigaan
5.      Halusinasi pendengaran
6.      Halusinasi pandangan
7.      Halusinasi secara umum
8.      Cemas
9.      Marah-marah
10.  Buang air besar sembarangan
11.  Menyakingkan yang salah
12.  Selalu di dengarkan
13.  Selalu di perhatikan
Dalam wisma Drupadi ini ada beberapa pasien yang di asingkan dari teman-teman yang lain karena klien ini sering buang air besar sembarangan. Sehingga dapat dibina lagi untuk dikendalikan kembali. Saya berharap sekali supaya benar-benar klien ini diperhatikan dan didekati supaya klien bisa normal kembali. Menurut pengamatan selama observasi di wisma Drupadi adalah klien tidak suka bercerita tentang masalah yang dihadapinya dengan siapa pun. Beliau sering memendam permasalahannya sendiri sehingga dia mengalami suatu emosi, kemarahan, rasa putus asanya yang terus menerus sehingga mengalami suatu gangguan yang tidak diinginkan.
Dalam observasi sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa-mahasiswi untuk mengetahui RSJ karena semua teori yang di dapatkan di bangku kuliah bisa diterapkan dan implementasikan melalui dengan melihat klien yang mengalami ganguan-gangguan kejiwaan. Semoga bisa bekerja di RSJ, supaya bisa memberikan pendekatan-pendekatan atau keilmuan dalam pengobatan klien yang mengalami gangguan tersebut.

Kesimpulan: psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia di dalam masyarakat. Pribadi yang sehat merupakan pribadi yang bisa membagi atau memanajemenkan emosi di dalam hati, sehingga bersikap terbuka terhadap sesama manusia. Tugas utama seorang psikolog merupakan memberikan pendekatan atau konseling-konseling yang begitu berharga kepada klien yang mengalami gangguan-gangguan kejiwaan tersebut.    

0 comments:

Post a Comment