10.1.17

Profil, BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH”



Tri Mei Wulandari
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Bank sampah “gemah ripah” terletak di jl bantul. Bank ini menerima semua jenis sampah kecuali kain. Dari plastik,kardus,botol plastik,botol kaca, besi, bahkan minyak goreng bisa juga ditabung di bank ini. Bank ini dikelola oleh Bambang Suwerda, S.ST, M.Si seorang lulusan science yang peduli dengan lingkungan. Kebetulan ada satu hari ketika menyetor saya bertemu dengan beliau. Saya menanyakan kenapa bapak bersedia membuat bank yang notabene sampah. Beliau hanya menjawab kalau bukan kita yang peduli lalu siapa?. Lingkungan ini milik kita,kalau bukan kita yang merawat lalu siapa?. Beliau menyewa sebuah rumah kecil untuk menampung sampah-sampah yang di setor ke bank yang ia kelola. Untuk menjadi nasabah di bank ini harus menabung minimal menyetor sampah dengan nominal Rp 5000;. Dari nominal itu nasabah baru mendapatkan buku tabungan. Saya baru beberapa kali menabung di bank ini. Saya mengajak teman-teman kerja saya untuk menjadi bank sampah bahkan siswa di sekolah. Awanya memang susah tp lambat laun mereka sadar kalau tempat menjadi bersih jika sampah dikumpulkan. 

0 comments:

Post a Comment