12.1.17

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP LITERASI INFORMASI



PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP
LITERASI INFORMASI
                                                            






OLEH
IRNANINGSIH
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
2016




KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayahnya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan karya ilmiah ini.
                                                                                    
Karya ilmiah ini  kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan karya ilmiah  ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan karya ilmiah ini.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki karya ilmiah ini.

Akhir kata kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap diri saya khususnya dan pembaca pada umumnya.


                                                                        Yogyakarta, 15 Oktober 2016


                                                                                    Penyusun





BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Dewasa ini berbagai lembaga pendidikan mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi ada yang mulai, sedang, dan bahkan telah membangun literasi informasi. Dalam pengertian ringkasnya di artikan literasi informasi di artikan sebagai kemelekan informasi. Penguasaan literasi informasi di pandang sangat penting dalam proses pembelajaran,sehingga menjadi bagian dari program pendidikan. Hal ini di lakukan oleh lembaga pendidikan guna untuk mempersiapkan kado seratus tahun Indonesia merdeka atau Indonesia emas yaitu mewujudkan Indonesia cerdas melalui literasi informasi.

B. Masalah
1. Seberapa besarkah pengaruh teknologi informasi terhadap literasi informasi ?
2. Dampak positif dan dampak negatif ?
3. Mampukah dengan literasi informasi kita dapat mewujudkan Indonesia cerdas ?















BAB II
PEMBAHASAN

A.Definisi Literasi Informasi                 
            Literasi informasi sering disebut juga dengan keberaksaraan informasi atau kemelekan informasi. Dalam bidang pendidikan literasi informasi memang sangat penting dan saling berkaitan. Dunia saat ini memang tidak dapat di lepaskan dari yang namanya teknologi informasi. Untuk mengetahui berbagai berita yang terjadi di belahan bumi manapun tidak perlu membutuhkan waktu lama lagi, dalam detik yang sama sekalipun berita yang sama dari tempat yang sama tetap dapat kita lihat dengan sangat cepat. Literasi informasi atau kemelekan informasi untuk saat ini bukanlah sesuatu yang sulit, hal ini karena canggihnya teknologi informasi yang berkembang di belahan bumi kita.

            Kebermelekan Informasi tentu saja tak lepas dari pengaruh pesatnya perkembangan teknologi Informasi. Informasi merupakan kebutuhan bagi masyarakat saat ini. Terutama masyarakat Indonesia yang notabene negara berkembang, dimana dalam perkembangannya untuk menjadi negara yang maju tentu sangat membutuhkan teknologi Informasi guna mengejar ketertinggalan dari negara lain. Indonesia merupakan konsumen terbesar dalam penggunaan Teknologi, terutama teknologi informasi, karena kita hanya mampu sebagai pemakai bukan produsen yang kreatif menjadi kreator atau pencetus teknologi.

            Namun demikian kita tetap mencoba untuk tetap mampu melek informasi agar kita tidak tertinggal dari negara lain yang lebih maju dari kita. Literasi Informasi tentu saja tidak datang serta merta, namun kita sebagai bangsa yang bijak yang dalam proses berkembang harus mampu memilah dan menyaring, informasi seperti apa yang harus kita pilih. Kita harus pandai-pandai untuk menyaring dampak positif dan negatif dari pengaruh teknologi informasi. Memang benar bahwa teknologi informasi sangat berpengaruh dan berdampak luar biasa bagi literasi Informasi masyarakat Indonesia.
            Teknologi informasi saat ini menjajah generasi muda kita, generasi kita cenderung lebih menjadi konsumen dari teknologi dan lebih mengedepankan sesuatu yang praktis atau instan. Teknologi Informasi memiliki dampak negatif dan positif, namun yang menjadi masalah lebih dominan manakah antara kedua dampak tersebut. Kita tentu berharap bahwa generasi muda kita pandai memanfaatkan teknologi informasi sehingga lebih banyak dampak positif yang mereka dapat. Namun harapan tidaklah selalu mulus, karena tidak semua generasi mampu memilah mana yang positif dan mana yang negatif.
Teknologi informasi sangat berpengaruh besar terhadap literasi informasi di negara kita, dari kedua dampak yang telah kita singgung di atas, lantas lebih dominan manakah antara dampak positif ataukah dampak negatif. Tentu saja dampak negatif tidak mampu kita hindari karena memang pada kenyataannya banyak penyimpangan yang terjadi akibat pesatnya teknologi Informasi. Contoh dampak negatif yang terjadi antara lain, kemalasan generasi kita karena efek dari gadget, atau ketergantungan generasi kita dalam menggali informasi. Mereka lebih dominan menggunakan gadget ketimbang mencarinya lewat buku, majalah, atau koran. Hal ini tentu saja dapat menimbulkan berbagai kerugian, seperti menurunnya budaya membaca, berkurangnya minat untuk melakukan sesuatu dengan proses yang panjang atau rumit.
Selain beberapa hal di atas, dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi antara lain, kerusakan mata yang terforsir di depan layar akibat  pantulan sinar dari tab, gadget, ataupun laptop yang mengandung radiasi. Berapa banyak anak-anak kita yang berusia dini yang sudah memakai kacamata akibat dari penggunaan teknologi terlalu sering dan terlalu dekat tanpa aturan waktu. Selain itu generasi kita cenderung menganggap bahwa saat ini merupakan zaman yang serba cepat sehingga kita akan tertinggal jika kita tidak bergerak cepat menggunakan teknologi.
Teknologi informasi sangat pesat merambah semua golongan, tidak hanya golongan orang-orang kelas atas, namun semua golongan saat ini mampu mengakses yang namanya informasi melalui teknologi. Sehingga dampak-dampak negatif tersebut di atas tidak menutup kemungkinan akan menjangkit anak-anak kita. Namun sebagai orang tua yang bijak, seyogyanya kita akan berusaha untuk menekan seminimal mungkin dampak negatif yang di akibatkan oleh pesatnya perkembangan teknologi. Dampak negatif memang tidak bisa kita cegah untuk menjangkiti anak-anak kita, namun kita bisa berusaha dan mengusahakan untuk meminimalisir pengaruh negatif dari teknologi Informasi.
 Banjir Informasi atau ledakan informasi merupakan istilah dari banyaknya informasi yang didapat dari berbagai sumber informasi baik tercetak, non cetak, maupun digital yang membuat seseorang menjadi bingung untuk mendapatkan informasi terbaik yang sesuai dengan kebutuhannya. Banyaknya informasi seringkali menjadikan seseorang dihadapkan pada informasi yang tidak sesuai, kandungan informasinya kurang tepat, tidak relevan sampai informasi yang tidak dapat dipercaya sumber informannya. Untuk itu perlu sebuah tindakan untuk mengatasi hal tersebut dengan literasi informasi.
Dampak negatif selalu menjadi bahan perhatian istimewa bagi para orang tua. Namun kita juga tidak boleh menutup mata bahwa dengan adanya teknologi Informasi ternyata mampu memberi pengaruh positif bagi literasi Informasi bangsa Indonesia. Dampak positif tersebut antara lain, cepatnya berita yang mampu kita akses, sehingga kita dapat mengetahui berita dengan cepat, kita juga dapat berkomunikasi dengan siapapun, di manapun, kapanpun dengan cepat sehingga kebutuhan kita juga cepat terselesaikan, bahkan kita juga mampu melakukan transaksi apapun dengan teknologi informasi.

Selain itu dampak positif lainnya yaitu  Informasi-informasi tersebut dapat ditemukan dengan mudah, cepat dan tepat tanpa adanya pemborosan waktu dan tenaga seiring dengan teknologi yang terus berkembang dan berinovasi. Perkembangan teknologi tersebut memberikan akses yang mudah terhadap informasi. Perkembangan teknologi yang muncul sebagai perpaduan teknologi komputer dan teknologi komunikasi, menjadikan informasi sebagai sarana untuk mendapatkan informasi dan menyebarkan informasi. Untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi tersebut dapat didukung oleh jaringan internet sehingga informasi tidak terhalangi oleh ruang, tempat dan waktu.
 Literasi informasi adalah keterampilan untuk mengetahui kapan dan mengapa membutuhkan informasi, dimana menemukan informasi itu, bagaimana mengevaluasinya, menggunakan dan mengkomunikasikannya secara etis. Literasi informasi juga dikenal dengan istilah melek informasi. Dengan kemampuan literasi informasi yang dimiliki, maka seseorang tidak akan menemukan kesulitan dalam menemukan informasi sesuai kebutruhan, maka dari itu kita harus pandai-pandai memaknai apa itu literasi informasi sehingga kita dapat memanfaatkan dampak positif teknologi informasi dan mampu meminimalisirkan dampak negatif yang di akibatkan oleh perkembangan teknologi informasi.

Dalam dunia pendidikan, penggunaan komputer merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap proses belajar siswa. Pengunaan komputer yang terhubung dengan jaringan internet sangat erat kaitannya dengan konsep literasi informasi. Dengan menerapkan konsep literasi informasi dalam mencari informasi melalui internet dapat memudahkan siswa dalam mencari informasi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Dan ini merupakan salah satu bukti dari dampak positif yang di timbulkan oleh pengaruh teknologi informasi.
Dalam dunia kerjapun pengaruh positif dari pesatnya perkembangan teknologi informasi terhadap literasi teknologi juga sangat pesat, dimana literasi teknologi mampu meningkatkan kinerja karyawan, Sehingga hasil yang mereka targetpun mampu mereka capai dengan efektifitas waktu dan efisisnsi dana atau pembiayaan. Sehingga kita tidak bisa selalu berfokus bahwa teknologi informasi hanya mampu memberi dampak yang negatif, pada hal kalau kita bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi ini ternyata kita mampu menuai dampak positif yang lebih banyak.
Perkembangan teknologi mempunyai peran yang sangat penting bagi
kemajuan dalam dunia pengetahuan. Pengetahuan yang berhubungan langsung
dengan informasi sangat dibutuhkan semua orang untuk memenuhi kebutuhan dalam mendukung efektivitas belajarnya. Informasi yang didapat seringkali tidak relevan dengan yang dibutuhkan karena banyaknya informasi yang ada, akibat hasil dari kemajuan teknologi.
Dalam perkembangan teknologi informasi modern, dunia mengenal satelit. Indonesia merupakan pemain awal dalam teknologi satelit yang dikenal dengan nama Palapa yang diluncurkan pada tahun 1976 untuk keperluan domestik.   Peluncuran satelit Palapa ini menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga setelah Amerika Serikat dan Kanada dalam teknologi persatelitan. Keputusan Presiden Soeharto ketika itu untuk membeli satelit Palapa, sekarang terlihat manfaatnya. Yang mendorong Presiden Soeharto menginstalasi satelit, untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan seluruh kepulauan Nusantara, juga untuk menghantarkan Indonesia menuju kejayaan. Beliau memberikan nama “Palapa” pada satelit itu, karena spiritnya sama dengan Sumpah Gajah Mada, yang dinilai dalam sejarah sebagai titik tolak penyatuan wilayah Nusantara. Dengan satelit Palapa itu, maka Indonesia terbukti dapat melangkah dalam perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Paradigma dunia pendidikan pada abad 21 tidak bisa dilepaskan dari pengaruh dan perkembangan ICTs (Information and Communication Technologies) yang berdampak luas terhadap penyelenggaraan perpustakaan. Dampak itu, terutama berupa peningkatan jumlah dan jenis sumber-sumber informasi atau dikenal dengan istilah ‘banjir informasi’. Banjir informasi adalah suatu keadaan di mana informasi yang tersedia sangat banyak jumlahnya, baik sumber maupun formatnya.
Berbicara tentang informasi tidak berarti terlepas dari media, karena proses informasi memerlukan media. Dari semua media yang ada, buku adalah media massa yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia.
Informasi adalah fondasi untuk memberdayakan masyarakat. Informasi digunakan untuk melakukan kontrol terhadap kehidupan pribadi seseorang dan untuk memainkan peran lebih aktif dan positif di dalam pembangunan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Informasi memberikan kontribusi terhadap pembangunan demokrasi, pemberdayaan ekonomi, peningkatan nilai-nilai professional, dan lain-lain. Disinilah sesungguhnya tanggung jawab sosial pustakawan yang dapat dilakukan lewat berbagai layanan (service) dan ketersediaan sumber-sumber informasi perpustakaan dalam berbagai ragam, format, dan konteks.
Tersedianya sumberdaya informasi yang berlimpah seperti saat ini telah membuka peluang bagi mereka yang dapat memanfaatkannya secara cerdas untuk berbagai kepentingan seperti berbisnis, berkarier, meningkatkan pengetahuan, menambah relasi/jaringan atau pendidikan. Namun, bagi sebagian lain sumber daya tersebut boleh jadi tidak banyak berarti bahkan mungkin membingungkan Karena tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan informasi yang membanjir seperti ini. Informasi yang melimpah ruah ternyata sulit untuk ditemukan informasi yang lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan atau pekerjaannya.











BAB III
KESIMPULAN
Teknologi Informasi sangat berpengaruh pada literasi informasi, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.
Tersedianya sumberdaya informasi yang berlimpah seperti saat ini telah membuka peluang bagi mereka yang dapat memanfaatkannya secara cerdas dalam karir, bisnis,maupun dunia kerja lainnya.













DAFTAR PUSTAKA
Hanastasya H.(2016).Pengaruh teknologi informasi,literasi informasi terhadap kinerja rumah sakit panti rahayu (yakkum) Purwodadi.Jurnal Pengaruh Teknologi Informasi dan Literasi Informasi.pdf
Wulansari P.(2012).Pengaruh yang signifikan literasi informasi siswa terhadap efektifitas belajar.Jurnal Chapter 1.pdf.USU institutional respontory-universitas-sumatera-utara.






0 comments:

Post a Comment