12.1.17

“DAMPAK GEMPA Rp 1,9 T”

RESENSI ARTIKEL
“DAMPAK GEMPA Rp 1,9 T”

SITI ASMAUL HUSNA
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA



Gempa Pidie Jaya yang terjadi di Aceh, diperkirakan mrnyebabkan kerugian dan kerusakan dengan nilai total 1,96 triliun. Kebutuhan dana untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi setelah tanggap darurat bencana mencapai Rp 1,59 triliun. Terkait implementasi rehabilitasi dan rekonstruksi, BNPN membahas dalam rapat dengan kementrian atau lembaga terkait, termasuk dengan TNI dan Polri. Presiden memerintahkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di lokasi terdampak di Aceh, termasuk dana stimulan perbaikan rumah rusak warga. Hal itu agar pelayanan umum segera normal dan warga tidak berlama – lama dalam pengungsian. Rehabilitasi dan rekonstruksi diperkirakan selesai akhir 2017 atau maksimal 2018.
Pembangunan dilakukan warga didampingi tim teknis Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar rumah dirancang tahan gempa. Pemerintah kabupaten bertanggung jawab mengawasi agar tidak ada penyalahgunaan bantuan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPN menuturkan, kementrian PUPR kemungkinan akan mendampingi warga dengan acuan rancangan rumah instan sederhana sehat (risha). Pemerintah pernah membangunkan ratusan rumah dengan teknologo risha untuk korban gempa tsunami 2004 di Aceh dan terbukti masih bagus setelah gempa Pidie Jaya. Para bupati menilai, anggaran stimulan pemerintah tidak cukup jika untuk bangunan berstruktur tahan gempa. (JOG)

Kompas, Jumat, 23 Desember 2016

Kelebihan     : ditulis dengan trstruktur dan cukup rinci.
Kekurangan : ada beberapa kata yang tidak ditulis dengan bahasa baku, sesuai KBBI.


0 comments:

Post a Comment