10.10.16

peer cure : motivasi bangkit dari kegagalan

MOTIVASI DIRI BANGKIT DARI KEGAGALAN

Saya pernah gagal,saya adalah orang yang terlahir bukan dari keluarga yang berada,akan tetapi saya belajar banyak hal dari hidup yang kadang ada dan kadang susah,materi yang saya maksut,karena materi juga harapan dan cita-cita saya hampir sirna untuk pendidikan saya,dimana saat itu saya hanya punya tekad untuk lanjut ke perguruan tinggi,setelah saya masuk,saya memiliki rintangan lagi dimana disitu saya hampir putus asa karena biaya yaang tiada dan bareeng dengan biaya adek sekolah yang masih di bangku SMK,dilema pasti,disitu ibu dan bapak hanya memiliki 2 pilihan yakni saya berhenti kuliah atau adek saya berhenti sekolah,tetapi beruntunglah saya karena saya mncob bangkit dari hmpir gagal tadi,saya memiliki banyak saudara,sehingga saya mencoba mencari bantuan ke kakak kakak saya yang sudah berkeluarga,al hasil yang di tanyakan adalah kesungguhan dan berapa nilai terakhir saya,dan beruntunglah saya saat itu  karena nilai saya masih terhitung aman.
Dan dari situpun saya merasa ada hal yang harus di ubah dari diri saya,mulai dari motivasi  dan keraguan saya memulai hal yang sudah hampir gagal sebelumnya.
Berikut cara saya memotivasi diri dan mencoba bangkit dari kegagalan.
Anda harus memiliki motivasi diri bangkit dari kegagalan atau Anda akan terpuruk terus dalam sumur kegagalan. Siapa yang tidak pernah gagal? Semua orang pernah gagal. Bahkan, saya selalu mengatakan ini, manusia yang paling agung dan kekasih Allah pun bisa gagal. Silahkan lihat sirah Nabi, kita melihat banyak kegagalan.
Apalah kita, manusia biasa yang punya banyak kelemahan dan kekurangan. Gagal adalah makanan kita sehari-hari bagi Anda yang bertindak. Ada yang mengatakan, hanya orang yang tidak bertindaklah yang tidak pernah gagal. SALAH, saya tidak sependapat dengan itu.
Orang yang tidak bertindak, bukan tidak pernah gagal, tetapi dia terus berada dalam kubangan kegagalan itu dan tidak pernah bangkit.
Jika Anda saat ini sedang mengalami kegagalan, maka bangkitlah. Anda harus memiliki motivasi diri bangkit dari kegagalan. Atau, jika tidak memiliki motivasi, silahkan nikmati kegagalan Anda.
Apa Motivasi Anda Saat Memulai?
Pastinya, Anda memiliki motivasi saat memulainya dulu. Sekarang, ingat-ingat kembali, apa motivasi Anda bertindak?
Mengapa harus mengingatnya? Ya, itulah yang mendorong Anda bertindak, maka itu juga yang akan mendorong Anda untuk bangkit lagi. Sesungguhnya, Anda sudah memiliki motivasi diri, tinggal membangkitkan kembali motivasi itu.
Ingat lagi motivasi tersebut, kemudian visualisasikan saat apa yang Anda inginkan sudah tercapai. Kuat visualisasi, yakinlah bahwa itu akan terwujud.
Tapi Kegagalan Membuat Saya Ragu
Anda adalah Anda. Kegagalan adalah kegagalan. Dua hal yang berbeda. Pengendara sepeda, dia tetap mampu mengendarai sepeda meski dia pernah terjatuh. Kalau luka, tinggal obati, begitu sembuh dia bisa mengendarai sepeda lagi. Bahkan, dia akan lebih pandai bersepeda karena sudah mengetahui penyebab jatuh.
Jika seseorang sudah jatuh, kemudia dia mengeluh, dan berhenti dia naik sepeda, artinya dia menyerah. Orang seperti inilah yang namanya gagal. Menyerah sama dengan gagal. Selama Anda tidak menyerah, Anda bukan orang gagal.
Seharusnya, kegagalan membuat Anda semakin mantap, sebab Anda lebih bijak karena sudah mengetahui cara yang salah. Sekarang coba lagi dengan cara yang lain, mudah-mudahan cara yang benar.
Motivasi diri untuk bangkit dari kegagalan tidak berubah. Sama saja antara sebelum gagal dengan setelah gagal. Bahkan, seharusnya malah lebih besar karena sudah bertambah ilmu dan pengalaman.
Masa Depan Anda Ditentukan Tindakan Saat Ini
Tidak peduli masa lalu Anda. Tidak peduli kondisi saat ini. Masa depan Anda ditentukan oleh tindakan Anda saat ini.
Contoh, ada orang yang kaya raya karena mendapatkan warisan besar dari orang tuanya. Namun tidak sedikit menjadi miskin di akhir hidupnya. Masa lalu dia dan kondisi dia memang kaya, namun tindakan-tindakan dia yang menyeret dia menjadi miskin.
Contoh sebaliknya, kita mungkin sering mendengar, yang asalnya orang miskin dan kondisi hidup yang memprihatinkan, namun kini berubah menjadi orang yang kaya raya.


0 comments:

Post a Comment