24.6.16

RINGKASAN ARTIKEL : Ekologi Politik Komunitas Mollo



Ekologi Politik Komunitas Mollo

Chusnul Rizatul Unsya
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

                Komunitas Mollo merupakan salah satu komunitas adat yang berada di wilayah Pulau Timur Nusa Tengga Timur. Komunitas Moloo juga merupakan salah satu sub komunitas adat dari Tiga Batu Tungku. Komunitas ini kehiduapannya sangat bergantung pada sumber daya alam, sehingga rentan sekali terhaap dampak perubahan iklim daerah.
                Indonesia beberapa waktu terakhir mengalami perubahan iklim yang ekstrim, seperti El Nino di tahun 2015 yang menyebabkan kemarau ekstrem berdampak pada kebakaran hutan. Perubahan iklim Indonesia ini yang mempengarugi komunitas – komunitas yang bergantunng pada sumber daya alam. Salah satunya komunitas Mollo, khususnya para perempuan Mollo yang memiliki daya tahan dan kemampuan untuk memperjuangkan keberlangsungan hidup mereka.
                Bagi orang Mollo bumi memiliki makna tersendiri. Fungsi tanah, air, dan berbagai komponen sumber daya alam lainnya dimakanai berbeda, selanjutnya pemaknaan itu dikembangkan menjadi berbagai bentuk tradisi lokal dalam pengelolaan sumber daya alam yang masih berlanjut hingga kini. Seiring berkembangan zaman, dan rusaknya alam masyarakat Mollo cenerung bertahan dengan keterbatasan modernisasi untuk tetap melestarikan bumi. Hal ini sudah menjadi perilaku mendasar para masyarakat Mollo.
                Tidak sampai disana ternyata hadirnya tokoh – tokoh kekuasaan dari luar memperberat ruang gerak perempuan – perempuan anggota komunitas Mollo. Beberapa tokoh perempuan juga diceritakan memimpin gerakan mempertahankan ruang hidup orang Mollo. Mereka tetap berharap mengikuti tradisi leluhur yang mencintai dan menghormati bumi alam dan sumber daya alam yang mengisi komponen – komponen kehidupan mereka.
                Dari masyarakat Mollo kita dapat belajar bahwa kehidupan kita memng berasal dari alam semua yang kita nikmati dan dapatkan seluruhnya dari alam. Maka sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan dengan alam. Denganc cara melestarikan apa yang seharusnya dilestarikan yaitu kelestarian lingkungan. hal ini bisa kita lakukan mulai dari membuang sampah pada tempatnya, membuat lingkungan sekitar bersih sehingga tetap lestari.

Sumber:

Siscawati, Mia (2016)., Stui Kajian gender Program Pascasarjana UI, Fisip UI., Ekologi Politik komunitas Mollo., Kompas 12 Maret 2016 Hal 24

0 comments:

Post a Comment