24.6.16

Ringkasan Artikel : Aktivis Lingkungan Honduras Dibunuh, Leonardo DiCaprio Berduka



Sri Mulyaningsih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi ‘45


Siapa yang tidak kenal dengan actor tampan, Leonardo DiCaprio. Actor,  yang terkenal lewat film yang mendunia, Titanic (film laris sepanjang masa - memborong 11 dari 14 nominasi academi Award yang diperebutkan). Leo lahir di LA ,11 November1974 . Leo adalah seorang aktor amerika serikat berdarah italia jerman. Ayahnya bernama George berdarah Italia dan Ibunya bernama Irmelin berasal dari Jerman. Diberinya nama Leonardo DiCaprio karena sang ibu amat mengagumi Leonardo Da Vinci dan Leo, panggilan akrabnya.  Beberapa film yang dibintanginya ialah What's Eating Gilbert Grape, Romeo + Juliet,The Man In The Airoman, The Beach, Carch Me If You Can, Gangs of New York, dan The Aviator. Film pertamanya ialah Critters 3.

Baru – baru ini Leo diperbincangkan di dunia bukan karena film yang Ia bintangi melainkan aktifnya Ia dalam konservasi lingkungan. Leo terjun dalam kepeduliannya dengan lingkungan. Bulan lalu Leo berkesempatan mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser, di Aceh. Kedatangan Leo di Leuser sangat disambut baik oleh warga Leuser. Leo dan Yayasan Leonardo DiCaprio mendukung organisasi di Aceh untuk membentuk perlindungan fauna besar di kawasan Ekosistem Leuser, tempat yang tersisa di muka Bumi di mana orang utan, harimau, badak dan gajah Sumatera hidup di alam liar dalam satu habitat.

Kepedulian Leo dengan lingkungan hidup tidak hanya bertumpu pada konservasi saja, namun juga membela para aktivis pemerhati lingkungan. Leo merasa sangat kecewa dengan terbunuhnya Berta Caceres seorang ekologis.

Berta Caceres seorang guru berusia 43 tahun. Caceres adalah seorang aktivis lingkungan yang berjuang untuk menghentikan pembangunan sebuah PLTN dan pertambangan di tanah milik warga asli Honduras. Berta Caceres tewas ditembak dua orang pria di kediamannya di La Ezperanza, Honduras, 180 kilometer sebelah barat ibu kota Tegucigalpa.

Berta yang berulang kali mendapatkan ancaman pembunuhan, pernah meraih penghargaan Goldman Environment Prize pada 2015. Penghargaan itu diberikan atas perjuangan perempuan ini mencegah pembangunan bendungan bernilai 50 juta dollar AS yang berpotensi mengakibatkan ratusan orang suku Indian kehilangan tempat tinggal.

.
Ucapan bela sungkawa disampaikan ketika Ia berpidato atas kemenangannya dalam piala Oscar 2016, Leonardo DiCaprio menyerukan perlunya membela lingkungan.
"Sebuah berita sedih datang dari Honduras pagi ini. Kita harus menghormati perjuangan berani (Berta) Caceres," ujar Leo lewat akun Instagramnya. "Dunia sudah kehilangan seorang pemimpin hebat. Kita harus menghormati perjuangan Caceres, seorang ekologis, humanis dan inspirasi bagi kita semua," tambah bintang film The Revenant itu.

Sumber : Ervan Hardoko, (2016), Aktivis Lingkungan Honduras Dibunuh, Leonardo DiCaprio Berduka, Kompas 4 Maret 2016, Hal : 26







































Ringkasan Artikel : Aktivis Lingkungan Honduras Dibunuh, Leonardo DiCaprio Berduka

Sri Mulyaningsih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi ‘45


Siapa yang tidak kenal dengan actor tampan, Leonardo DiCaprio. Actor,  yang terkenal lewat film yang mendunia, Titanic (film laris sepanjang masa - memborong 11 dari 14 nominasi Academy Award yang diperebutkan). Leo lahir di Los Angeles, 11 November 1974. Leo adalah seorang actor Amerika Serikat berdarah Italia - Jerman. Ayahnya bernama George berdarah Italia dan Ibunya bernama Irmelin berasal dari Jerman. Diberinya nama Leonardo DiCaprio karena sang ibu amat mengagumi Leonardo Da Vinci dan Leo, panggilan akrabnya.  Beberapa film yang dibintanginya ialah What's Eating Gilbert Grape, Romeo + Juliet, The Man In The Airoman, The Beach, Catch Me If You Can, Gangs of New York, dan The Aviator. Film pertamanya ialah Critters 3.

Baru – baru ini Leo diperbincangkan di dunia bukan karena film yang Ia bintangi melainkan aktifnya Ia dalam konservasi lingkungan.

Leo terjun dalam kepeduliannya dengan lingkungan. Bulan lalu Leo berkesempatan mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser, di Aceh. Kedatangan Leo di Leuser sangat disambut baik oleh warga Leuser. Leo dan Yayasan Leonardo DiCaprio mendukung organisasi di Aceh untuk membentuk perlindungan fauna besar di kawasan Ekosistem Leuser, tempat yang tersisa di muka Bumi di mana orang utan, harimau, badak dan gajah Sumatera hidup di alam liar dalam satu habitat.

Kepedulian Leo dengan lingkungan hidup tidak hanya bertumpu pada konservasi saja, namun juga membela para aktivis pemerhati lingkungan. Leo merasa sangat kecewa dengan terbunuhnya Berta Caceres seorang ekologis.

Berta Caceres seorang guru berusia 43 tahun. Caceres adalah seorang aktivis lingkungan yang berjuang untuk menghentikan pembangunan sebuah PLTN dan pertambangan di tanah milik warga asli Honduras. Berta Caceres tewas ditembak dua orang pria di kediamannya di La Ezperanza, Honduras, 180 kilometer sebelah barat ibu kota Tegucigalpa.

Berta yang berulang kali mendapatkan ancaman pembunuhan, pernah meraih penghargaan Goldman Environment Prize pada 2015. Penghargaan itu diberikan atas perjuangan perempuan ini mencegah pembangunan bendungan bernilai 50 juta dollar AS yang berpotensi mengakibatkan ratusan orang suku Indian kehilangan tempat tinggal.

.
Ucapan bela sungkawa disampaikan ketika Ia berpidato atas kemenangannya dalam piala Oscar 2016, Leonardo DiCaprio menyerukan perlunya membela lingkungan.
"Sebuah berita sedih datang dari Honduras pagi ini. Kita harus menghormati perjuangan berani (Berta) Caceres," ujar Leo lewat akun Instagramnya. "Dunia sudah kehilangan seorang pemimpin hebat. Kita harus menghormati perjuangan Caceres, seorang ekologis, humanis dan inspirasi bagi kita semua," tambah bintang film The Revenant itu.

Sumber : Ervan Hardoko, (2016), Aktivis Lingkungan Honduras Dibunuh, Leonardo DiCaprio Berduka, Kompas 4 Maret 2016, Hal : 26

0 comments:

Post a Comment