24.6.16

REVIEW FILM “ BLOOD DIAMOND”


Murjiwantoro
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta




Blood Diamond berlatar belakang kisah nyata tentang konflik yang terjadi di benua Afrika, khususnya yang terjadi di negara Sierra Leone. Negara-negara besar pun bersepakat untuk tak memanfaatkan kekayaan apapun dari wilayah konflik. Namun, tetap saja berlian selundupan yang berasal dari Afrika terus saja berjalan. Hingga akhirnya orang rela berkorban nyawa demi mendapatkan berlian.

Sekelompok pemberontak yang dikenal dengan nama  Revolutionary United Front (RUF), menjadi penghianat dari misi pemerintah dan menciptakan perang di kotanya sendiri, Sierra Leone (Afrika). Mereka menambang banyak berlian untuk kemudian digunakan membeli senjata. Untuk melancarkan misinya kelompok tersebut menciptakan perang di mana-mana. Untuk mendukung perang tersebut dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kelompok tersebut akhirnya melakukan penggalian berlian yang ada di daerah tersebut secara tidak manusiawi. Banyak penduduk yang dipaksa untuk mencari berlian bahkan dengan ancaman dan dipisahkan dari keluarganya. Banyak nyawa yang dikorbankan sehingga tidak ada pilihan lain bagi penduduk selain engikuti perintah mereka. Tindakan RUF yang semena-mena membunuhi warga Sierra Leone menjadi korban keserakahan RUF.

Ketegangan begitu terasa dari awal hingga akhir film. Namun, beberapa pemandangan yang diambil dan ditampilkan dalam film Blood Diamond memperlihatkan kalau Afrika juga memiliki keindahan alam.

0 comments:

Post a Comment