23.6.16

PEER CURE : Sang Mataharinya Ibu Paidi yang Menakjubkan

SANG MATAHARINYA IBU PAIDI YANG MENAKJUBKAN

Deliana Vicria Nurachyani
Fakultas Psikologi
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

            Dinginnya di pagi hari tidak membuat beliau untuk bermalas-malasan bekerja, teriknya saat siang hari tak menyurutkan semangatnya menjajakan koran-korannya. Ramah tamah serta senyumannya adalah pancaran yang khas dari beliau, debu dan asap yang menghatam raut wajahnya bukanlah masalah bagi beliau. Ia sangat bahagia dengan pekerjaan ini, tak pernah sekalipun mengeluh terhadap apapun yang ia kerjakan.
            Namun ada yang paling membuat beliau bahagia sangat bahagia, yaitu ketika anak-anaknya mengatarkan ibunya dan juga menjemput ibunya bekerja.
“Inggih umpami
budal niko kulo di anter kalian anak kulo lan baline yo aku di jemput mbak, gantian-gantian le antar jemput. Sopo sing selo. Alhamdulillah mbak anak-anakku podo pengerten, wis ibarate kekuatanku makaryo”


Anak-anaknya adalah sang matahari bagi beliau, kekuatannya saat bekerja. Anak-anaknya sangatlah pengertian secara bergatian anakanaknya ada yang mengatar beliau ataupun menjemput beliau bekerja. Semua anak-anaknya sanagat perhatian dan peduli terhadap beliau, mereka tidak malu terhadap pekerjaan ibu Paidi. Bagi anak-anaknya Ibu Paidi adalah ibu yang gigih, ibu yang sederhana dan penyayang, meskiupun sang suami sudah tiada namun rasa tanggung jawab sebagai orang tua tetap beliau lakukan. Anak adalah amanah dari Allah yang ditipkan kepada Ibu Paidi, tentu saja amanah tersebut haruslah di jaga. Anak-anaknya adalah sang matahari yang menakjubkan dan juga kekuatannya menghadapi kerasnya kehidupan. Semoga keluarga Ibu Paidi selalu diberikan kebahagiaan, kebersamaan dan juga kasih sayang yng terus, selalu dan selamanya. Aamiin ☺☺

0 comments:

Post a Comment