18.6.16

MISS LAUNDRY

Part 2
MISS LAUNDRY

SITI ASMAUL HUSNA
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA

Ia yang selalu membutuhkan seorang teman untuk berbagi terlebih untuk mendengarkannya, karna bahkan satu hari tidak akan pernah cukup untuk ia terus bercerita. Terlihat sekali ia sangat kesepian, terlebih keluarga yang tidak selalu mendukungnya, keluarga yang seperti menjauhinya, lingkungan yang menganggapnya aneh, ia hidup diantara para saudaranya yang terkadang kalau bicara seenaknya dan menyakiti hatinya.
Beberapa kali ia bercerita tentang suaminya yang begitu menyayanginya, entah rasa sayang yang seperti apa yang ia maksud. Suami yang mengurungnya didalam rumah, yang tidak mengijinkannya pergi kemana – mana, bahkan ke tempat ibunya sendiri. Suami yang masih sering ia banggakan, sekalipun terkadang berbuat kasar dengannya. Dan suami yang pada akhirnya meninggalkannya begitu saja.
Sering kali ia merasa tertekan dengan keadaannya, karna itu beberapa kali ia selalu ke psikiater untuk berobat. Ketika ia sedang stres berat, ia sesalu menyalakan tv dengan sangat keras 1x24 jam tidak pernah mati. Ia bilang saat ia stres ia tidak suka atau bahkan takut dengan suasana yang hening, bahkan suara yang pelan pun tidak cukup mengobati rasa takutnya. karna itu ia menyalakan tv dengan sangat keras.

Bersambung

0 comments:

Post a Comment