24.6.16

MENABUNG TANPA UANG, TETAPI MENDAPATKAN UANG

MENABUNG TANPA UANG, TETAPI MENDAPATKAN UANG





Menabung adalah impian setiap orang, apalagi jika yang menabung adalah mahasiswa, rasanya berat dan tidak mungkin terkumpul, itu yang saya rasakan. Dalam kesempatan ini rasanya penting sekali bagi kita semua untuk bisa mulai menabung tanpa uang dan bidsa mendapatkan uang. Dalam kehidupan seharai-hari, sampah adalah masalah yang paling menjadi persoalan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, sampah-sampah yang tidak bisa teruaikan akan menjadi perusak tanah dan sangat mencemari lingkungan.


Samapah rumah tangga misalnya, dalam satu hari saja sampah dalam satu keluarga bisa sampai 2-3 kantung plastic, dari hal tersebut sampah dimana-mana dibuang begitu saja, menumpuk dan mencemari lingkungan. Dari kasus tersebut bisa kita bayangkan bagaimana tercemarnya lingkungan kita. Maka dalam kesempatan ini saya akan membahas tentang menabung tanpa uang dan mendapatkan uang, bagaimana caranya???. Caranya adalah dengan cara memilih sampah-sampah setiap hari dari lingkungan sekitar kita, bisa mulai dari rumah sendiri atau dari mana saja. Dalam beberapa bulan terakhir ini saya menjadi nasabah bank sampah didaerah kota Yogyakarta, sistemnya adalah kita membawa sampah ke Bank sampah tersebut dan nanti sampah kita akan ditimbang dan dinominalkan menjadi pundi rupiah, sampah –sampah yang diterima adlah misalnya botol minuman plastic, kertas, perabot rumah tangga yang tidak terpakai, misalnya panci bekas dan yang lainya.

Dari hal tersebut saya merasa sangat beruntung karena bisa menjadi nasabah bank sampah, tanpa harus susah bagimana caranya menabung dengan uang yang pas-pasan. Hal seperti ini menurut saya patut dicontoh di berbagai wilayah lain dimana saja, karena akan sangat menbantu kita semua untuk mengatasi sampah yang susah teruai, terutama sampah plastic. Kaerna sampah plastic susah sekali terurai dan membutuhkan waktu ribuan tahun.

0 comments:

Post a Comment