24.6.16

Ketika malam menjadi siang

Chapter 9

Nurul Hidayah
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45


Ramadhan merubah gaya hidup orang-orang dirumah, siang menjadi malam, malam menjadi siang. Suasana itu yang terjadi dirumah Ibu. Bapak dan anaknya sering terjaga di malam hari, begadang hingga subuh tiba, kemudian setelah subuh mereka tidur hingga siang hari. Ibu juga begitu, sekitar pukul 1 dini hari ibu bangun untuk membuat kue semprong.  
Bedanya, Ibu tetap bangun di pagi hari, membersihkan rumah, berbelanja bahan pembuatan semprong, dan mengemas pesanan kue semprong yang sudah jadi. “Kalo gak dipake kemana-mana tuh malah kerasa lemesnya e dek, kalau gini kan jadi gak berasa tau-tau udah sore”, Ibu yang sudah terbiasa sibuk memang tidak suka kalau harus berdiam diri tanpa ada kegiatan.

 Ibu membuat semprong hanya di waktu-waktu tertentu, menyesuaikan terik matahari agar bisa menghindari panas. Ibu membuat semprong mulai dini hari dan siang hari selepas dhuhur. Menurut Ibu waktu-waktu tersebut cukup nyaman untuk membuat kue semprong. Biasanya, Bapak membantu Ibu selepas sahur. 

0 comments:

Post a Comment