6.5.16

Ringkasan Artikel : Konservasi Satwa

Dongeng Sepeda Keliling Untuk Badak

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



Konservasi satwa adalah upaya – upaya yang dilakukan untuk melestarikan satwa liar atau satwa langka. Satwa langka perlu dilestarikan atau bahkan dikembangbiakan  dan dijaga dengan secara baik agar satwa langka tidak cepat mati dan punah. Salah satu satwa langka yang ada di Indonesia yaitu Badak.
Seperti yang dilakukan oleh bapak Samsudin, pendongeng sepeda keliling dan sekaligus pendiri Rumah Baca Bumi Pertiwi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Samsudin menunjukan kepeduliannya terhadap satwa langka salah satunya Badak, dan Samsudin juga memperkenalkan kepada anak-anak tentang betapa pentingnya menjaga lingkungan dan melindungi satwa langka dari manusia yang tidak bertanggungjawab yang hanya dapat merusak lingkungan dan melakukan perburuan liar terhadap satwa langka yang dilindungi. Samsudin menggunakan cara mendongeng agar anak-anak lebih mudah mengerti dan memahami apa maksud dan makna dari cerita dan dongeng yang disampaikan.

Samsudin menggunakan tokoh Badak karena ia ingin memberitahukan bahwa Indonesia adalah satu-satunya Negara yang memiliki dua jenis badak yaitu badak jawa bercula satu dan badak sumatera. Selain itu, kondisi badak kita juga sangat terancam dan berada pada ambang batas kepunahan. Melalui mendongeng ini selain ingin menyampaikan pesan konservasi Samsudin juga berupaya untuk melestarikan budaya bertutur dan bercerita untuk menyebarkan informasi dan menanamkan pesan-pesan kebaikan yang menarik dan mudah di mengerti oleh anak-anak.


Sumber : Susanto, Ichwan. (2016). Konservasi Satwa : Dongeng Sepeda Keliling Untuk Badak. Kompas, 09 April. Halaman : 14.

0 comments:

Post a Comment