19.5.16

RINGKASAN ARTIKEL : DITANGAN NUR, SAMPAH DISULAP JADI KERAJINAN

Di Tangan Nur, Sampah disulap jadi kerajinan

Nurul Hidayah
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45


Ranting pohon dan batang yang tidak berguna itu oleh sarjana ISI Yogyakarta disulap menjadi kerajinan yang banyak digandrungi wisatawan mancanegara. Diantara bentuk kerajinannya ialah kap lampu, lampion, dinding, kaca perias, pas bunga, latar belakang ruang tamu dan sebagainya.
Ide membuat kerajinan ini berawal ketika Nur melihat sampah ranting dan dahan pohon berserakan di pantai, kemudian Nur membuat sket dan mewujudkan kerajinannya dengan bahan baku dari sampah ranting tersebut.  Berawal dari keisengan, ternyata kerajinan yang dibuat Nur disukai banyak orang. Dari sanalah Nur menekuni pekerjaannya dan membuahkan hasil yang lumayan dengan pendapatan sekitar Rp 10 sampai Rp 15 juta.
Nur bergabung dengan perajin gerabah di Kasongan Bantul untuk memasarkan produknya dan kini kerajinannya sudah merambah ke pasar Eropa dan Amerika Serikat.



Sumber Tulisan : Sugiarto, (2016),  Di Tangan Nur, Sampah Disulap Jadi Kerajinan, Suara Merdeka, 5 Maret 2016

0 comments:

Post a Comment