20.5.16

Membuat semprong

Chapter 5

Nurul Hidayah
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45


Saat saya temui jumat lalu, Ibu sedang membuat kue semprong untuk memenuhi pesanan. Kemudian Ibu bercerita bahwa lembaga RZ berencana akan mensurvey tempat tinggal Ibu guna menindak lanjuti bantuan pembiayaan untuk pengembangan usaha, kalau berhasil lolos RZ akan membantu mengembangkan usaha mulai dari memberikan dana bantuan hingga pemasaran produk.
Semprong buatan ibu sudah cukup menarik, Ibu sudah mempunyai label dan kemasan yang cukup baik tetapi Ibu hanya membuat semprong sesuai pesanan saja. Menurut Ibu membuat semprong menghabiskan tenaga yang banyak. Setengah kilo gram bahan semprong memerlukan waktu sekitar setengah jam sampai bisa menjadi semprong, membuatnya pun dalam keadaan berdiri didepan kompor. Panas dan lelah itu yang menjadi alasan Ibu jarang membuat semprong.
Sebenarnya pesanan yang diterima Ibu untuk pembuatan semprong cukup banyak, dan keuntungan yang didapat dari pembuatan semprong juga cukup banyak. Namun kendalanya hanya soal waktu dan tenaga, dan Ibu mengidap beberapa penyakit sehingga mudah lelah. 

Ibu pernah ditawari untuk memasarkan semprongnya di toko kue yang cukup terkenal, tetapi kala itu Ibu merasa tidak sanggup kalau harus memproduksi semprong dengan skala besar karena tidak ada yang membantu memproduksi. 

0 comments:

Post a Comment