1.1.16

SEBUAH LANGKAH MENUJU KESUKSESAN BARU

Muji Pambudi
Fak.Psikologi
Univ. Proklamasi 45        

      Kuliah adalah sebuah kesempatan yang mungkin tidak semua orang bisa memilikinya, sehingga ketika kesempatan ada,maka saya dengan senang hati mengambil kesempatan tersebut walaupun saya melakukannya sambil bekerja. Bukan perkara mudah membagi waktu antara pekerjaan dengan waktu kuliah dan juga tugas tugas yang cukup banyak serta menyita waktu. Tetapi inilah dinamika yang harus saya jalani sebagai mahasiswa yang bekerja (mahasiswa karyawan). Tentu banyak pertanyaan dari orang orangdi sekitar , mengapa harus kuliah lagi ? toch kamu sudah bekerja di Perusahaan Multinasional dengan gaji lebih dari cukup ?
Satu hal yang mungkin tidak dipahami adalah bahwa ini adalah salah satu langkah menuju kearah sukses yang baru. Kuliah mengajarkan kita untuk semakin membuka wawasan dan pengetahuan sehingga kita semakin siap dalam menghadapi tantangan kedepan dan menjadilebih sukses.
         Apakah karena saya sudah bekerja, lantas saya kuliah dengan malas-malasan ? tentu saja tidak, karena saya juga berusaha bisa mengikuti budaya baik yang ada di kampus, yaitu budaya menulis dan budaya berprestasi. Budaya menulis mungkin sesuatu yang baru bagi saya, karena selama ini tidak pernah sekalipun saya menuangkan ide atau apapun kedalam bentuk tulisan. Salah satunya cara membudayakan menulis bagi saya adalah dengan mengikuti lomba-lomba menulis yang di adakan oleh kampus- kampus di Indonesia. Menang ? memang belum pernah sich….
            Tetapi dengan mengikuti lomba menulis ini juga memaksa saya agar bisa menulis dan menyampaikan ide ide melalui tulisan yang mungkin berguna buat orang lain. Bagi saya kemauan untuk menulis adalah sebuah prestasi,karena ini dibutuhkan “effort” yang cukup kuat dari kita untuk memulai sebuah hal yang baru dan tidak mudah menuangkan sebuah ide kedalam sebuah tulisan. Apalagi kemudian mengikutkan tulisan tulisan kita menjadi peserta lomba menulis, ini adalah hal yang berani dan sangat bagus untuk melihat seberapa jauh kegiatan menulis kita bisa dibaca dan dinilai oleh orang lain. Sebagai mahasiswa memang tidak ada hubungan langsung  antara menulis dengan nilai IPK yang akan di dapat, tetapi dengan menulis mengajarkan kita untuk bisa membuka  pikiran membagi ide ide atau saran yang bagi orang lain yang membacanya. Berikut adalah prestasi saya dan buktinya :.

1).  30 April 2014,Peserta Lomba Menulis  dalam rangka “ Lomba Menulis Nasional Gerakan ITS Menulis” dengan judul “ Surat untuk pemimpin negeri” Penyelenggara ITS Suraba

Alamat URL



2). 26 Juni 2015 ,Peserta Lomba Menulis dengan Judul Lomba : “Menyelamatkan Generasi Muda Di Lingkungan Pendidikan Dari Persoalan Radikalisme.” Penyelenggara Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada.


3). 12 Oktober 2015, menjadi pembicara dalam Mimbar akademik Univ. Proklamasi 45, di ruang Wakil Rektor III.
Alamat URL :




0 comments:

Post a Comment