9.1.16

RINGKASAN ARTIKEL : MEDIA SOSIAL BISA GANGGU KESEHATAN MENTAL ANAK



MEDIA SOSIAL BISA GANGGU KESEHATAN MENTAL ANAK

Murjiwantoro
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta



Media sosial bisa menyebabkan anak terkena cyber bullying. Cyber bullying bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental anak seperti stres dan depresi. Anak-anak memang bisa berkomunikasi dengan banyak orang di media sosial. Namun, interaksi sosial secara langsung lebih penting. Penelitian lain juga menunjukkan perilaku menonton televisi atau menonton video terlalu lama juga meningkatkan risiko depresi, gangguan cemas, dan tekanan emosional.  Hampir semua anak-anak saat ini sepertinya sudah menggunakan gadget. Selain untuk sarana komunikasi telepon, bermain game, hingga mengakses media sosial. Mengakses media sosial seperti Facebook dan Twitter kerap membuat anak-anak menjadi lupa waktu. menurut sebuah penelitian, anak-anak yang sering menggunakan media sosial dalam waktu lama, lebih berisiko dua kali lipat mengalami masalah pada kesehatan mental.  Sebesar 56 persen anak-anak bisa menghabiskan waktu menggunakan media sosial selama 3 jam atau lebih. Sekitar 8 persen dari anak-anak tersebut, mengakses media sosial pada hari sekolah.  lebih banyak anak perempuan yang kecanduan media sosial dibanding anak laki-laki. Jumlahnya sebesar 11 persen atau sekitar satu dari 10 anak perempuan yang menghabiskan waktu mengakses media sosial lebih dari tiga jam.  sejumlah anak-anak yang menghabiskan banyak waktu dengan media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Pinterest mengalami masalah emosional, hiperaktif, dan perilaku buruk. 







Sumber Tulisan : Dian Maharani, (2015), Madia Sosial Bisa Ganggu Kesehatan Mental Anak, Kompas, 28 Oktober 2015


0 comments:

Post a Comment