12.1.16

Melangkah untuk Mewujudkan Mimpi


Mimpi, sebuah kata yang sederhana dan bermakna penuh khayalan. Saya memang termasuk orang yang banyak bermimpi, mengapa tidak? Karena bermimpi itu gratis dan dibolehkan oleh siapapun. Saya merasa bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan kepada saya, saya masih diberikan kesehatan, kemampuan untuk melakukan hal-hal yang mondorong saya untuk mewujudkan mimpi saya. Sekitar 3 tahun yang lalu setelah saya lulus dari pendidikan setara Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SMA), saya mempunyai mimpi untuk melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan. Setelah lulus saya tidak langsung masuk kuliah, saya belajar bekerja hingga 2 tahun, dalam masa tersebut saya berfikir dan ternyata ada mimpi saya yang timbul dalam fikiran saya, yaitu “kuliah”. Setelah saya fikirkan matang-matang dan saya mengambil keputusan untuk meninggalkan pekerjaan yang sudah 2 tahun saya tekuni, saya putuskan untuk mulai mencari informasi kampus mana yang bias kuliah sambil bekerja. akhirnya hingga pada suatu saat saya menemukan kampus di Yogyakarta yaitu Universitas Proklamasi 45.
Fakultas psikologi jurusan yang saya ambil, saya masuk fakultas psikologi karena memang masih jarang fakultas tersebut ada di daerah saya. Memang tidak mudah bekerja sambil kuliah, namun untuk mewujudkan mimpi apa yang tidak mungkin, saya harus bersusah payah menjalaninya, bukan hanya tugas yang banyak yang diberikan dosen kepada saya, bekerja pun menjadai kewajiban saya, karena dari upah saya bekerja saya bisa membiyayai kuliah saya. Dari hal tersebut saya harus terus semangat menjalani keduanya dengan pintar membagi waktu untuk kuliah dan bekerja, supaya apa yang menjadi mimpi saya dapat terwujud.

Kita takkan bisa menjadi luar biasa tanpa mimpi. Maka bermimpilah setinggi-tingginya, sekuat-kuatnya, sekeras-kerasnya. Karena mimpi kita akan menuntun kita menjadi pribadi berkarakter, menjadi pribadi luar biasa yang takkan pernah kita duga sebelumnya. Bermimpilah karena mimpi kita akan menjadi penuntun jalan terbaik yang kita miliki. Jangan takut bermimpi, jangan takut dicemooh, karena mereka-mereka yang mencemooh hanya iri karena mereka tidak memiliki mimpi seindah mimpi-mimpi yang kita miliki dan kita perjuangkan. Mulailah melangkah untuk mewujudkan mimpi karena dengan memulai tindakan kita akan didekatkan dengan mimpi kita, buang rasa malas dan menggampangkan suatu tugas yang kita anggap kecil, karena jika tugas yang kita anggap kecil jika dibiarkan akan menumpuk dan menjadi tugas yang besar dan kita akan malas untuk mengerjakannya.


No
Keterangan
Scan Sertifikat / Alamat URL
1.
12 Agustus  2015 = Sebagai Peserta Lomba Esai tingkat Nasional dengan judul “MENGAPLIKASIKAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KONDISI INDONESIA MASA KINI”. Penyelenggara Kerjasama Forkafmi, Sinergi Bangsa, dan Fakultas Filsafat UGM, dengan tema “Membangun Generasi Muda Berjati Diri ke-Indonesia-an”.




2.
24 November = Menjadi pederta Seminar International “The Implementation of Trisakti and Saemaul undong in the Improvement of Social Walfere”, yang diselenggarakan oleh Center of Tri Sakti and Saemaul Undong Studies, Universitas Gajah Mada.

0 comments:

Post a Comment