21.12.15

Sempat Kesulitan di Masa-masa Awal Mengembangkan Klinik


Sempat Kesulitan di Masa-masa Awal Mengembangkan Klinik
Joko Prambudiyono
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Kontan Kamis 22 Oktober 2015
            Kejelian Azad Moopen melilih tempat memulai berbisnis di negeri orang sukses membawanya menjadi miliarder. Tak ada kesuksesan yang diraih dalam satu malam. Hal itu juga dialami Azad Moopen menapaki tangga menjadi mliader. Saat ia datang ke Dubai pada tahun 1987 layanan kesehatan di negeri tersebut sangat minim. Hanya segelintir rumah sakit milik pemerintah yang beroperasi. Hal serupa juga terjadi di segmen klinik swasta yang  dibuka oleh dokter. Baik rumah sakit maupun klinik masih kelabakan melayani pasien.
            Bagi orang yang memiliki indera pencium bisnis yang kuat ini bisa menjadikan peluang. Meski ada peluang bisnis tapi juga penuh tantangan. Klinik swasta Moopen harus bersaing dengan rumah sakit miliki pemerintah Dubai. Terutama dari sisi biaya pengobatan. Sebagai rumah sakit yang didanai oleh Negara, rumah sakit milik pemerintah mendapatkan subsidi biaya pengobatan. Hal ini berbeda dengan klinik swasta yang harganya jauh lebih mahal bahkan selisih tarifnya cukup jauh.   
            Selain masalah biaya, tantangan lain yang dihadapai Moopen saat memulai bisnis layanan kesehatan adalah soal teknologi khususnya teknologi informasi dan digitalisasi data. Mayoritas klinik saat itu terbelakang soal teknologi informasi, termasuk di klinik milik Moopen. Padahal proses penagihan medis lebih cepat dan praktis, termasuk catatan rekam medis pasien yang jumlahnya sangat banyak. Untungnya Moopen cepat sadar akan kebutuhan teknologi informasi. Alhasil ia bisa cukup jauh meninggalkan kompetitornya.
            Ke depan bisnis kesehatan Moopen bakal kian merekah. Pasalnya sejak tahun 1014 otoritas kesehatan Dubai mengelurakan regulasi bahwa semua orang wajib memiliki asuransi kesehatan di pertengahan 2016. Bila kewajiban ini dimulai maka pasar bisnis Moopen meningkat. Hampir dua juta orang bisa menjadi pasar potensial.

0 comments:

Post a Comment