10.12.15

Move On


Move On
Joko Prambudiyono
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
 
          Sore mas, saya Rini umur saya 17 tahun saya tinggal di daerah Wirobrajan Yogyakarta. Begini mas Joko saya mau curhat tentang jalinan percintaan saya, ceritanya begini waktu dulu aku punya cowok dan berpacaran selama 1 tahun mas. Kemudian setelah 1 tahun kita putus dengan alasan dia ketahuan selingkuh sama orang lain mas. Setelah 3 sampai 4 bulan kita putus, cowok itu datang lagi mas ke aku dan bertanya-tanya keadaan, dll. Padahal mas status dia itu sudah punya pacar dan aku kenal cewek itu, dia itu sering sekali bbm aku tanya kabar dan ajak aku main berdua. Dalam hati aku menolak mas karena dia sudah berstatus pacaran dengan cewek lain, tetapi dia memaksa mas untuk menuruti kata-kata dia. Apa yang harus saya lakukan mas untuk lepas dari dia?
          Siang dek Rini, baiklah. Saran dari aku waktu dulu adek pacaran itu ibarat adek membangun sebuah jembatan berdua. Kemudian setelah ada putus seharunya adek juga merubuhkan jembatan itu atau memutus jembatan itu. Adek sudah ingin lepas tetapi adek belum robohkan jembatan itu atau adek belum berani ambil kepputusan tidak untuk menolak dia maka dia tetap lewat jalan itu dan merasa kamu masih membuka peluang untuk dia. Jadi alngkah baiknya adek harus robohkan jembatan itu (ambil keputusan untuk katakan tidak), jangan lagi adek membuka peluang untuk dia lagi masuk ke hati adek. Cobalah kamu ajak ngobrol lalu adek buatlah keputusan untuk katakana tidak untuk dia dengan tegas dan berani bahwa kita sudah tidak ada hubungan lagi dan kamu juga sudah memiliki pacar. Jadi jangan ganggu aku lagi, biarkan aku hidup dijalanku sendiri dan kamu jalan dihidupmu sendiri dengan pacarmu kalau mau ajak pergi main, ajaklah pacarmu bukan aku. Kita sudah bukan apa-apa lagi, begitu adek cobalah aku yakin adek bisa dan percayalah.

0 comments:

Post a Comment