28.12.15

Kampus Abaikan Aturan Jam Kuliah



RINGKASAN ARTIKEL: KAMPUS ABAIKAN ATURAN JAM KULIAH
 Umi Fatimah
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
 
Jam kuliah mahasiswa di indonesia dianggap tidak manusiawi. Kondisi ini tidak lepas dari perguruan tinggi yang mengabaikan aturan mengenai waktu kuliah. Mantan Direktur pembelajaran dan kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Illah Sailah Menjelaskan 2006, Pemerintah sudah membuat buku panduan yang mengatur jam kuliah. Bahwa harus ada waktu yang cukup bagi mahasiswa untuk belajar mandiri dan tidak hanya mengandalkan kuliah tatap muka dikelas.  Walaupun sosialisasi sudah dilakukan tetapi sayangnya tidak ada sanksi bagi perguruan tinggi yang tidak menerapkan peraturan tersebut.
Rektor Universitas Negri Sebeleas Maret Surakarta (UNS) Ravik Karsidi menjelaskan jumlah SKS maupun jumlah mata kuliah indonesia itu memang tergolong tinggi.Perlu ada penataan secara nasional oleh Kemenristek Dikti, misalnya persyaratan sebagia dosen perlu ditingkatkan. Misalnyan tidak otomatis yang masih baru berpangkat asisten ahli lalu diberika kewenangan penuh mengajar dan membimbing mahasiswa. Demikian mahasiswa harus dikondisikan untuk dapat mencapai target yang lebih komprehensif disetiap mata kuliah yang diambilnya. Demikian dukungan pembelajaran berupa laboratorium dan perpustakaan harus cukup menunjang target tersebut (Rafik).
LPEM FEUI meneliti, beban belajar mahasiswa diindonesia sangat membebani dibanding negara lain. Jamnya bahkan melebihi beban kerja para pekerja normal. Sistem perkuliahan diindonesia dipertanyakan dari sisi kemanusiaannya. Faktanya, beban studi berdasar jam belajar perminggu di Amerika sekitar berkisar 35-54 jam, Eropa 31,5 – 40 jam, Sementara diindonesia berkisar 48-54 jam perminggu.
Secara psikologis Mahasiswa indonesia sangat terbebani dengan jam-jam kuliah yang diterapkan didalam perguruan tinggi, banyak mahasiswa yang mengelu karena terlalu banyaknya tugas dan jam kuliah yang sangat padat membuat mahasiswa tidak bersemangat lagi untuk melakukan studinya. Seharusnya perguruan tinggi lebih memperhatikan hal tersebut karna itu berpengaruh kepada hasil belajar mahasiswa itu sendiri.

Neneng Zubaidah, (2015). Kampus Abaikan Aturan Jam Kuliah. Koran Sindo. 23 Juli, Halaman 4

0 comments:

Post a Comment