24.11.15

Ringkasan Artikel : Mari Pahami Bipolar Disorder

Manik Muthmain
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


     Selama ini, Komunitas Bipolar Care Indonesia melakukan penyebaran pemahaman lewat kegiatan psikoedukasi bagi publik langsung. Ada juga yang digelar bagi caregiver, yakni orangtua, kekasih, sahabat, kerabat dari orang – orang yang hidup dengan bipolar disorder. Banyak orang yang harus menghadapi kenyataan bahwa orang – orang yang mereka kasihi hidup dalam kondisi bipolar disorder.



       Bipolar disorder terjadi akibat gangguan keseimbangan cairan atau zat kimia dalam sistem neurotransmitter otak. Laman situs nimh.nih.gov menyebut bagian yang disebut prefrontal cortex ODB diketahui cenderung berkurang dibandingkan dengan orang dewasa tanpa bipolar disorder. Kenyataan bahwa bipolar disorder tidak bisa disembuhkan membuat peran caregiver menjadi sentral. Sejumlah upaya meringankan lewat psikoterapi dan obat- obatan dengan fungsi sebagai mood stabilizer (psikofarma) juga memerlukan peran caregiver sangat menentukan.

     Menurut dr. Putri Nugraheni, komunitas medik makin besar minatnya untuk mendalami bipolar disorder. Ini penting mengingat mereka yang hidup dengan keadaan tersebut tetap harus beraktivitas di tengah masyarakat. Jika kondisi khusus ini tidak dipahami, bukan tidak mungkin akan berakhir dengan sejumlah kasus ekstrem, bahkan prilaku bunuh diri. Oleh karena itu, pemahaman mendasar soal bipolar disorder menjadi penting untuk menghapuskan stigma. Malah orang-orang dengan bipolar disorder juga terbukti bisa produktif dan menghasilkan karya istimewa. (INGKRI RINALDI)



Sumber : Kompas, 10 November 2015

0 comments:

Post a Comment