9.11.15

Ringkasan Artikel


Membangun Budaya Politik Berkarakter dan Cerdas

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.


Ciri-Ciri Budaya Politik, sebagai berikut :
  1.      Terdapat pengaturan kekuasaan.
  2.       Perilaku dari aparat-aparat Negara.
  3.       Proses pembuatan kebijakan pemerintah.
  4.        Adanya kegiatan partai-partai politik.
  5.       Adanya gejolak masyarkat terhadap kekuasaan yang memerintah.
  6.        Mengenai pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat.
  7.       Adanya budaya politik mengenai masalah legitimasi.


Secara umum, budaya politik terbagi dalam tiga jenis antara lain sebagai berikut :
1.  Budaya politik apatis (masa bodoh, pasif, dan acuh).
2. Budaya politik mobilisasi (didorong atau sengaja di mobilisasi).
3. Budaya politik partisipasif (aktif).

Budaya politik di Indonesia merupakan perwujudan dari nilai-nilai dianut oleh bangsa Indonesia sebagai pedoman kegiatan-kegiatan politik kenegaraan. Setelah era reformasi orang menyebut Indonesia telah menggunakan budaya Politik partisipan karena telah bebasnya Demokrasi, partisipatifnya masyarakat dan tidak tunduk dari keputusan atau kinerja pemerintah baru etika. Ketika era orde baru demokrasi dikekang, baik segala bentuk media dikontrol dan diawassi oleh pemerintah melalui departemen penerangan agar tidak mempublikasikan kebobrokan pemerintah.

Budaya politik Indonesia terus mengalami perubahan mengikut perkembangan zaman. Tetapi berubahnya terjadi di daerah perkotaan dan pedesaan yang telah maju tetapi di daerah-daerah terpencil tidak terjadi perubahan karena kurangnya pendidikan dan informasi.

Saat ini budaya politik Indonesia adalah campuran dari parokial, kaula dan partisipan karena di Indonesia terdapat ciri-ciri parokial dan ciri-ciri budaya politik partisipan.


Sumber : Sahide, A. (2015). Membangun budaya politik berkarakter dan cerdas. Kompas. 05 November. Halaman 7.

0 comments:

Post a Comment