30.10.15

Wawancara seleksi kerja




 Ana Prihatini
 Fakultas psikologi Universitas proklamasi 45
 Yogyakarta

Dalam dunia kerja setiap perusahaan pasti menyeleksi atau merekrut setiap karyawannya. Hal Ini dilakukan supaya perusahaan tersebut mempunyai kreaditasi yang unggul dan mampu mengembangkan perusahaan tersebut. Hal tersebut dilakukan agar suatu perusahaan mempunyai karyawan yang berkualitas dan terutama mempunyai visi dan misi untuk kemajuan perusahaannya. Proses untuk mendapatkan, menyeleksi, dan menempatkan tenaga kerja telah menempati peran yang terpenting bagi perusahaan. Faktor manusia pada kenyataannya tidak dapat disangkal lagi dan telah disadari merupakan faktor penentu bila dibanding dengan segala alat pelengkap seperti uang, mesin dan sebagainya didalam usaha-usaha perusahaan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu,tenaga kerja yang cakap adalah salah satu faktor penting bagi negara-negara yang sedang berkembang dan kurangnya tenaga-tenaga yang cakap akan menghambat perkembangan tersebut. Pada akhirnya, strategi seleksi yang turut mempertimbangkan kecocokan antara individu dengan perusahaan, disamping faktor pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan  akan memberikan hasil yang positif bagi perusahaan dan tentunya memenuhi kualifikasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan (Malthis dan Jackson, 2001:112).  
Semakin efektif proses seleksi, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan pegawai yang tepat bagi perusahaan. Selain itu, seleksi yang efektif akan berpengaruh langsung pada prestasi kerja karyawan dan kemajuan perusahaan. Dengan demikian maka pengembangan dan perencanaan system seleksi merupakan hal penting untuk dilaksanakan setiap perusahaan  supaya proses yang berlangsung cukup lama dan memakan biaya tersebut tidak sia-sia dan menghasilkan hasil yang maksimal. Setelah itu proses pemberian tugas dan pekerjaan kepada pelamar kerja yang lulus seleksi untuk dilaksanakan sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, serta mampu mempertanggung jawabkan segala risiko dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas tugas dan pekerjaan, wewenang, serta tanggung jawabnya (Sastrohadiwiryo (2002:162). Penyeleksian kerjapun salah satunya ada perjanjian kontrak kerja, perjanjian ini yang terkadang memberatkan pelamar. Perjanjian kontrak kerja biasanya satu tahun, apabila ketentuan keluar kerja tidak sesuai kontrak, mungkin banyak faktor yang mempengaruhinya seperti problem dalam lingkungan kerjanya, kurang nyaman dengan pekerjaannya,masalah gajih dll, maka pekerja tersebut akan dikenakan denda yang lumayan besar. Hal tersebut memang sering di berlakukan oleh sebagian perusaahaan,dan bagaimana pekerja tersebut menyikapinya, karena setiap perusahaan mempunyai peraturan yang ditetapkan tersendiri.

Daftar Pustaka :
Malthis, L. Robert dan Jackson, H. Jhon. 2006. Human Resource Managemetnt. Edisi, Kesepuluh.  Jakarta : Salemba Empat.
Sastrohadiwiryo, Siswanto. 2002. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara

0 comments:

Post a Comment