10.10.15

USAHA LAUNDRY TAK BERIZIN

RINGKASAN ARTIKEL

Chusnul Rizatul Unsya

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Pebisnis laundry di Yogya tidak bisa memenuhi standar pengolahan limbah. Penulis


memastikan bahwa semua usaha laundry yang ada di Kota Yogyakarta tidak

memiliki izin usaha yang dikeluarkan Dinas Perizinan (Dinzin) setempat. Pasalnya,

Dinzin tidak pernah mengeluarkan izin untuk usaha laundry terkait limbah kimia yang

Kepala Bidang Pelayanan Dinzin Kota Yogyakarta mengaku bahwa jika beberapa

pengusaha yang mengajukan izin untuk mendirikan laundry pihaknya langsung

mengarahkan ke Badan Lingkungan Hidup.

Kendati demikian, jika pengusaha laundry mampu memenuhi kajian lingkungan

dengan mengolah limbah yang dihasilkan terlebih dahulu, maka Dinzin Kota

Yogyakarta bisa memberikan izin membuka usaha laundry. Kepala Sub Bidang

Pemulihan Lingkungan BLH Kota Yogyakarta menerangkan bahwasannya menurut

data tahun 2012, dari 400-an usaha laundry yang ada di Kota Yogyakarta, hanya 80

usaha laundry yang memenuhi persyaratan pengolahan limbah.

Penulis memaparkan, adapaun usaha BLH sejak tahun kemarin sudah membuat 20

alat pengolah limbah laundry yang dipinjampakaikan kepada 20 pengusaha laundry

yang ada di Kota Yogyakarta. Sementara tahun ini, BLH akan melakukan

pengadaan 20 alat lagi.

Alat seharga Rp5 juta per unit ini berfungsi untuk mengolah limbah laundry berupa

deterjen dan fosfat, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Jika tidak diolah

limbah ini deterjen akan menghasilkan kadar limbah 300 ribu miugram per liter.

Namun alat itu bisa mengurangi kadar limbah menjadi 24 miugram perliter. BLH

berharap dengan pengadaan alat ini dapat menekan kerusakan lingkungan karena

limbah deterjen.

Apa sumbangan artikel tersebut terhadap psikologi industri ? Artikel ini memberikan

fakta yang ada di industri laundry yang tidak menerapkan keseimbangan lingkungan.

laundry merupakan industry yang sedang berkembang pesat menggunakan bahan-

bahan kimia yang tentunya tidak bersahabat dengan lingkungan. misalnya deterjen

sebagai bahan utama dalam perusahaan ini. Jika limbah deterjen dibiarkan

merembes ke permukaan tanah dan tercampur dengan air sumur, maka

pencemaran limbah sudah sampai ke air konsumsi warga sekitar. Maka dari itu

artikel ini memberikan gambaran bahwa pentingnya menjaga keseimbangan

lingkungan dalam dunia industri atau perusahaan.

Sumber tulisan:

(tiq). 2015. Usaha laundry tak berizin, Tribun  Jogja, 11 April

1 comment:

  1. Salam sukses dari kami
    untuk anda yang membutuhkan mesin pengering, setrika uap, konversi, dan perlengkapan laundry lainnya silahkan menghubungi kami di web www.bospengering.com atau langsung telpon kami ke 081221673020; pin bb 59F141F2, Line : Bospengering, Facebook : Bos Pengering

    ReplyDelete