30.10.15

Siaga Bencana Hingga Maret



Siaga Bencana Hingga Maret

Aldy febrianto
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


            Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kota yogyakarta tetap dalam kondisi siaga bencana musim hujan hingga maret, meskipun puncak musim hujan diperkirakan berakhir pada pertengahan februari.
            “kondisi siaga dilakukan hingga maret karena dimungkinkan masih ada potensi bencana lainnya yang terjadi menjelang pergantian musim dari musim hujan ke musim kemarau,” kata kepala BPBD kota yogyakarta, Agus winarto, kamis (22/1).
            Saat ini, BPBD kota yogyakarta telah menyiapkan satu petugas dari tim reaksi cepat di tiap kecamatan yang bertanggung jawab terhadap seluruh informasi mengenai bencana diwilayahnya.
            BPBD kota yogyakarta juga berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) kota yogyakarta untuk menggencarkan kegiatan pemangkasan pohon, terutama pohon yang dideteksi rawan tumbang.
            Berdasarkan catatan BLH kota yogyakarta, ada sekitar 70 pohon di kota yogyakarta yang rawan tumbang. Lokasinya tersebar dibebrapa wilayah dengan jenis pohon yang beragam seperti beringin, waru dan asem kranji.
            Selain bencana alam, Agus juga mengimbau warga untuk mewaspadai bencana kebakaran saat musim hujan. Pada rabu (21/1) sekitar pukul 23.45 WIB terjadi kebakaran rumah di wilayah kumendaman disebabkan hubungan pendek arus listrik.
            “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun sebanyak 24 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggalnya. Kami sudah siapkan tenda dan ‘family kit’ untuk membantu korban,” katanya.
            Hujan deras yang mengguyur yogyakarta mingu (18/1) sore, mengakibatkan banjir yang cukup tinggi di perempatan kehutanan UGM. BPBD menetapkan status  siaga bencana hingga maret 2015.

Daftar pustaka : Tribun Jogja

0 comments:

Post a Comment