30.10.15

Problem Solving

Juni Wulan Ningsih & Nunuk Priyati
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Problem Solving merupakan suatu proses mental intelektual dalam menemukan masalah &  memecahkannya berdasarkan data atau informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tepat & cermat (Hamalik, 1994). Problem solving juga diartikan dengan directed, yang mencari pemecahan dan dipacu untuk mencapai pemecahan tersebut (Walgito, 2005). Jadi problem solving merupakan tindakan yang diambil seseorang dalam menyelesaikan permasalahan yang ia hadapi.

Terdapat tiga langkah dalam mencar pemecahan masalah (Problem Solving), yaitu:
1.    Identifikasi masalah secara tepat
Masalah muncul karena ada kesenjangan antara harapan dengan kenyataan yang ada
2.    Tentukan sumber & akar permasalahan
Menelurusi penyebab utama munculnya suatu masalah
3.    Cari solusi yang efektif & efisien
Mencari tindakan untuk memecahkan permasalahan.

Lalu bagaiman kita bisa menemukan solusi untuk permasalahan kita?. Berikut ini ada beberapa kiat-kiat dalam menemukan solusi agar semakin mudah menemukan problem solving atas suatu masalah, antara lain:
a.    Tulis alternatif-alternatif solusi yang bisa diambil
b.    Identifikasi alternatif solusi, caranya mencari penguat (alasan) mengapa alternatif solusi tersebut dipilih
c.    Identifkasi perasaan sebagai alternatif solusi pas, tulis perasaan Anda jika alternatif solusi sesuai dengan masalah
d.    Identifikasi perasaan sebagai alternatif solusi tidak pas, tulis perasaan anda jika alternatif solusi tidak sesuai dengan permasalahan
e.    Lihat kenyataan yang ada, hubungkan masalah (harapan kita) dengan kenyataan yang ada, lalu pilih solusi yang sesuai


Jadi intinya  problem solving itu membawa individu ke kenyataan yang ada dengan tindakan (solusi) yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi

Peserta dalam training ini berjumlah 19 orang dengan perilaku uniknya masing-masing. Beberapa dari mereka ada yang hanya memperhatikkan saja, ada yang mendebat trainer pun mendebat game atau materi yang trainer bawa. Adapun suasana ruang trainer cukup ramai. Selama presentasi berlangsung juga disajikan sebuah film yang menunjang dengan materi yang trainer bawakan. Film ini diambil dari https://www.youtube.com/watch?v=SiNgnOuYsJk, film ini menggambarkan bagaimana seorang polisi menangani persoalan pencurian sepeda motor. Polisi dan tersangka bekejar-kejaran ke jalan raya. Kemudian ketika ada jalan tikus, tersangkan memasuki jalan itu namun di tengah perjalanan, warga mengetahui status tersangka sebagai pencuri sehingga tertangkap dan diamuk warga. Tersangka yang diamuk warga terlukai lemas. Polisi yang melihat kejadian ini dengan sigap mengamankan tersangka dari amukan warga dan membawa tersangka ke pihak yang berwajib.

Game Problem Solving
§  Tujuan Game: Membawa individu ke kenyataan yang ada dengan tindakan (solusi) yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
§  Peralatan yang digunakan:
1. Kotak tiga buah
2. Tissue 1 bungkus
3. Pulpen
4. Coklat
5. Kertas analisa
§  Jumlah peserta: 19 orang.
§  Waktu yang dibutuhkan: 45 menit
§  Prosedur game:
1.    Peserta dibagi menjadi tiga kelompok dengan cara berhitung: 1, 2, 3.
2.    Setiap kelompok mendapatkan satu buah kotak yang berisi: tissue/pulpen/coklat.
3.    Setiap kelompok diminta untuk menebak masing-masing kotak yang mereka dapat. Trainer harus memotivasi agar peserta memberikan jawaban sebanyak-banyaknya dan merasa bersaing dengan kelompok lainnya. Semangat kompetisi harus dipompakan terus oleh trainer.
4.    Agar seru maka jawaban yang benar akan mendapatkan hadiah yang ada di dalam kotak.
5.    Peserta diminta membuka kotak di setiap masing-masing kelompok.
6.    Peserta dan Trainer menganalisisa perasaan tiap kelompok dan bagaimana perilaku mereka. Apakah mereka merasa senang atau kecewa jika jawaban mereka sesuai atau tidak sesuai dengan isi kotak.
7.       Pada akhir game, peserta diminta untuk memberi tanggapan tentang hubungan antara isi kotak dengan problem solving. Yang mana pulpen, coklat serta tissue biasa digunakan oleh setiap orang yang sedang memiliki masalah seperti, pulpen untuk menuangkan perasaan dalam bentuk tulisan. Peserta juga diminta mengemukakan tujuan game itu sendiri.

§  Diskusi:
1. Kelompok pemenang adalah yang dapat menebak jawaban dengan benar.
2. Bila ada peserta yang suka mengkritik, maka hadapilah dengan bijak. Tanyakanlah, apa keinginannya, apakah dia memiliki saran dan masukan untuk trainer. Diskusikan apa peranan problem solving bagi kehidupan anak yang dominan tersebut.
4. Bila peserta pasif, tanyakan apa alasan dari perilakunya. Diskusikan apa peranan problem solving terhadap anak yang pasif.
Berikut adalah lampiran dari presentasi kami:







Daftar Pustaka
Sarjanaku.com. (2011). Pengertian Problem Solving. Retrieved on Oct 1, 2015, from: http://www.sarjanaku.com/2011/03/pengertian-problem-solving.html
Walgito. (2005). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset

Rioroy. (2014). Aksi Kejar-kejaran Polisi Reserse Dan Pelaku Curanmor. Retrieved on Oct 1, 2015, from: https://www.youtube.com/watch?v=SiNgnOuYsJk

0 comments:

Post a Comment