20.10.15

PENGEMBANGANGAN INDUSTRI MELALUI EVEN - EVEN



RINGKASAN ARTIKEL: THE PARADE BERI RUANG KEMBANGKAN BAKAT
Chusnul Rizatul Unsha
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogayakarta

The parade 2015 adalah ajang clothing exhibition yang erat hubungannya dengan desain, memberikan kesempatan mengembangkan bakat dalam workshop doodling. Workshop doodling disini berarti pelatihan dalam mengekspresikan seni ke dalam teknik doodle ke media baju.
Workshop doodling diberikan dalam waktu tiga hari selama The Parade 2015 berlangsung. Farid dari FSTVLST memandu workshop hari pertama, hari berikutnya oleh Sari dari White Shoes and The Couples Company, serta Anto Motulz. Dalam workshop tersebut, Farid memberikan materi singkat mengenai doodling. Ia juga meminta peserta workshop terlibat langsung dalam membuat karya doodling.
Doodle art memang seni teknik menggambar sembarang berbentuk cenderung abstrak dan spontan. Farid kemudian meminta peserta untuk membuka media sosial (twitter) yang dimiliki dan membaca tweet paling aatas. Peserta harus memvisualisasikan apa yang dia baca diatas kertas sketsa. Ia meminta peserta untuk mengekspresikan diri tanpa perasaan tidak bisa menggambar.
Menurut Ari Wulu, salah satu board committee The Parade menungkapkan, The Parade memiliki ciri khas yang membedakan dengan event serupa. Ajang yang diprakarsai Kreatif Independen Clothing kommunity (KICK) Jogja ini tak hanya sekedar clothing exhibition. Namun, event ini turut mengangkat komunitas yang ada sehingga nuansa gathering akan sangat terasa. Mengingat pertumbuhan di industri clothing Daerah Istimewa Jogjakarta ini sangat baik setiap tahunnya. Peminatnya juga semakin luas. Bukan hanya dari pemuda atau remaja melainkan juga dewasa hingga anak-anak.
Salah satu indikasinya, yakni pengunjung event The parade dan nilai transaksi yang per tahunnya memiliki peningkatan. Bahkan, pada 2010 dan 2012 menembus angka 60.000. dan nilai transaksi yang mencapai Rp3 miliar.
Apa sumbangan artikel tersebut dengan psikologi industri ? Artikel tersebut memberikan inspirasi bahwa kesenangan atau bakat yang kita miliki bisa di kembangkan untuk dijadikan prospek industri yang bagus. Mengikuti ajang atau event yang mendukung eksistensi kita dalam berkarya di industri yang berkembang sangat disarankan. Hal seperti akan menambah wawasan juga pasar baru untuk memulai berbisnis.

Sumber tulisan:
Qomah, K.I. (2015). Industri clothing, The Parade beri ruang kembangkan bakat. Tribun Jogja, 9 April

0 comments:

Post a Comment