20.10.15

" MOTIVASI SOSIAL "


"MOTIVASI SOSIAL"

Jati Pramono
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 
Yogyakarta
 
Lina ( nama samaran usia 26 th) adalah seorang karyawati perbankan yang bergerak di bidang mikro, Lina bekerja di divisi sales produk perbankan (penyaluran kredit mikro ke debitur) plafon yang ditawarkan dari produknya minimal 3 jt dan maksimal 200 jt per orang. Lina saat ini mempunyai 25 nasabah, dan kebetulan angsurannya lancar semua.


Suatu ketika ada 1 nasabah yang pada saat ini usahanya sedang menurun dan over finance. Karena setiap bulannya Lina ditarget perusahaannya untuk PAR dibawah 10%, dan NPL dibawah 3%, maka dengan bergegas Lina berkonsultasi kepada atasan untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi saat ini yakni ingin membantu debiturnya itu dengan menalangi kewajiban debiturnya tersebut lalu berupaya menagihnya awal bulan berikutnya, usulnya tersebut disetujui oleh pimpinan tapi dengan syarat tagihan harus selesai maksimal 10 hari. Lina pun segera bertindak dan mulai berusaha untuk maintenance debiturnya tersebut dan mencari calon debitur yang lain dengan target prospekting minimal 8 orang yang tidak kenal.

Sikap dan tindakan Lina diatas menunjukkan bahwa Lina menginginkan hubungannya dengan seluruh nasabahnya berjalan baik dan berjangka panjang sehingga suatu saat Lina bisa delebih mudah menghandle nasabahnya tersebut. Rata-rata nasabahnya Lina sudah menganggap seperti keluarganya sendiri walaupun demikian Lina tidak boleh jumawa dengan hasil yang ia dapatkan selama ini yakni dengan mendapatkan nasabah-nasabah bagus. Ia tetap konsisten bekerja demi mengejar jenjang karier yang ditawarkan perusahaannya tempat ia bekerja. Hal diatas sesuai dengan teori kesesuaian antara sikap dan perilaku yang diungkapkan oleh Fisher (1982:48) bahwa untuk meramalkan suatu perilaku maka faktor-faktor penentu perilaku harus diperhitungkan. Faktor itu erat hubungannya dengan fungsi perilaku. Perilaku adalah fungsi dari berbagai faktor dalam individu seperti motif, kebiasaan, sikap, dan sebagainya. Kesesuaian dengan sikap dan perilaku ini didasari oleh motivasi sosial, motif adalah suatu kondisi internal individu yang konsisten, yang mana kondisi itu telah menyebabkan timbulnya sustu perilaku. Motis sosial lebih tertuju pada keberadaan orang bukan pada lingkungan fisik. Affiliation merupakan motif sosial, karena itu merupakan dorongan seseorang untuk bergabung dengan orang lain yakni dorongan untuk berprestasi, harga diri.

 Prediksi Lina ke depan jika Lina mampu bekerja secara konsisten dan memenuhi target kurang lebih selama 1,5 th maka Lina akan dipromosikan naik ke jenjang menjadi pimpinan unit sehingga gaji dan kesejahteraannya meningkat secara drastis. Di sisi lain Lina mempunyai tanggung jawab yang lebih besar untuk mengembangkan potensi diri dan membimbing bawahannya supaya bisa bekerja secara optimal sehingga target dari perusahaan bisa tercapai dan bawahannya bisa berprestasi sehinnga bisa menyusul bisa dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pengendalian yang perlu dilakukan Lina yakni menjaga kesehatan dengan berolah raga setiap pagi, perlu menambah wawasan dengan membaca majalah, buku atau buletin, Lina perlu menjalin pertemanan dengan bank lain untuk mengantisipasi jika ada nasabahnya bermasalah sehingga bisa di take over ke bank lain. 


Daftar Pustaka

Shinta A. (2002). Pengantar psikologi sosial. Edisi ke-2. Yogyakarta: Universitas proklamasi 45.

Walgito, B. (1994).  Psikologi sosial.  Suatu pengantar. Yogyakarta: Penerbit ANDI OFFSET.

0 comments:

Post a Comment